Kamis, 29 Desember 2011

Jangan Berkeluh Kesah

KELUH KESAH KITA yang DIJAWAB OLEH ALQURAN


1. KENAPA AKU DIUJI?!!

Quran menjawab: "Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan: "Kami telah beriman," (I am full of faith to Allah) sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesunguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesunguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta." (Al-Ankabut: 2-3).


2. KENAPA AKU TAK DAPAT APA yang AKU IDAMKAN?!!

Quran menjawab: "Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." (Al-Baqarah: 216).


3. KENAPA UJIAN SEBERAT INI?!!

Quran menjawab: "Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (Al-Baqarah: 286)


4. KENAPA RASA FRUSTASI?!!

Quran menjawab: "Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman." (Al-Imran: 139)


5. BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?!!

Al'Quran menjawab: "Dan mintalah pertolongan kepada Allah dengan jalan sabar dan mengerjakan salat dan sesungguhnya salat itu amatlah berat kecuali kpada orang-orang yang khusyuk." (Al-Baqarah: 45) Tiada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah semata.


6. APA yang AKU DAPAT DARIPADA SEMUA INI?!!

Al Quran menjawab: "Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri, harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka." (At-Taubah: 111)


7. KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?!!

Quran menjawab: "Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari-NYA. Hanya kepada-Nya aku bertawakal." (At-Taubah: 129)


8. AKU TAK DAPAT TAHAN?!!

Quran menjawab: "... dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir." (Yusuf: 12)

_____
(surat elektronik | anonim)

Kamis, 22 Desember 2011

Ibu

(Menyambut hari Ibu...)

Dalam realita kehidupanmu, minimal ada seorang wanita yang sangat PEDULI kamu. Pasti...!

Terlepas kamu setuju atau tidak, terima atau tidak, Wanita ini ada...!

Dan ia adalah satu-satunya manusia di planet ini yang izinkan Rahimnya kau tempati free of charge selama 9 bulan, yang siap menahan sakit demi untuk kehadiranmu di sini sekali pun nyawanya menjadi taruhan.

Dalam membesarkanmu ia melewati hari-hari yang tidak gampang. Sering ia tidak tidur karena kamu sakit, dalam kebingungan ia hanya menangis dan berdoa karena panasmu yang tidak reda, atau kamu tidak buang kotoran. Ia tidak jijik dengan kotoranmu berselemak di badannya bahkan ia tertawa lepas saat semua itu terjadi.

Tahun-tahun berganti...

Kini kamu sudah Dewasa. Kamu sudah bisa ke dokter kalau kamu sakit. Dan status kamu pun kini sudah berubah... Kamu tidak butuh wanita itu lagi.

Sekarang wanita itu sudah tua. lamban, suka dengan cerita lama yang membosankan, nasihatnya pun selalu itu-itu saja.

Belum lagi bau badannya yang sering diprotes oleh pacarmu/suami atau istrimu/anak-anakmu. Komunikasi kalian Payah... Susah...!

Hai Saudaraku...

Anda benar. Wanita tua ini sering membosankan dan tak “nyambung”. Tapi coba berdiamlah beberapa menit dalam hening.

Sejelek apa pun dia, orang lain boleh tidak suka dia. Tapi Kamu Tak Boleh. Sebab ia adalah IBU-mu

Di hari tuanya yang tak lama lagi, bukan HARTA-mu yang ia harapkan, ia TIDAK butuh apa pun dari kamu. Ia hanya Takut Kehilangan kamu. Takut kamu tidak peduli dia lagi. Karena ia begitu mencintaimu.

Ia sudah Bahagia kalau kamu datang dan bertanya, "Apa kabar..? Dan tanganmu mau mengelus dia.

Saudaraku maafkan dia kalau ia pernah melakukan hal yang mengecewakan kamu. Percayalah ia pantas untuk kau cintai.

Saudaraku...

Waktu wanita tua itu tidak banyak lagi.

Dengarkanlah ini:

Jangan Lagi Bersuara Keras Padanya.
Dalam keadaan apa pun... Itu akan sangat melukainya.

_____
(surat elektronik | anonim)

Kamis, 15 Desember 2011

Manusia Bukan Korek Api

Korek api mempunyai Kepala, tetapi tidak mempunyai Otak.
Oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar.

Manusia mempunyai Kepala, dan juga Otak.
Jadi manusia tidak perlu kebakaran jenggot hanya karena gesekan kecil.
Dengan menggunakan otak, manusia dapat mengurangi stress.


Sahabat, tahukah Anda bahwa untuk setiap detik yang diluangkan dalam bentuk kemarahan, maka satu menit kebahagiaan telah terbuang?

Mari belajar untuk mengendalikan diri Anda, karena ketika Anda bekerja dengan emosi yang stabil Anda dapat menyikapi kehidupan dengan lebih bijaksana.

Benjamin Franklin mengatakan, “Semua yang dimulai dengan rasa marah akan berakhir dengan rasa malu."

_____
(surat elektronik | anonim)