Senin, 30 April 2012

Aborsi

Hi Mommy!

Aku memang hanya 3/4 inci saja panjangnya,
Tapi aku sudah punya seluruh organ tubuh.
Aku suka suaramu.
Setiap kali aku mendengarnya, aku pasti menggoyangkan tangan dan kakiku.
Suara detak jantungmu adalah lagu kesukaanku.

Month Two.

Mommy,
Hari ini aku belajar menghisap jariku
Bila kamu bisa melihatku
Ibu pasti tau kalau aku adalah bayimu.
Aku memang belum cukup besar untuk hidup di luar.
Betapa nyaman dan hangat di dalam sini, ibu.

Month Three.

Tahukah kamu ibu?
Aku anak perempuan atau laki-laki?
Aku harap ibu bahagia karenanya.
Aku selalu berharap ibu selalu bahagia.
Karena bila kamu sedih, aku pun ikut sedih.
Dan aku pun ikut menangis walaupun ibu tidak bisa mendengarnya.

Month Four.

Mommy,
Rambuntuku mulai tumbuh.
Memang masih pendek dan halus tapi akan tumbuh banyak sekali.
Aku telah berlatih lama sekali.
Sehingga aku bisa menengok, melipat, dan merenggangkan kaki dan tangan-tanganku.
Aku menjadi ahli dalam hal-hal itu.

Month Five.

Kamu pergi ke dokter hari ini.
Tapi Mom, dia bohong kepadamu.
Dia bilang kalau aku tak ada.
TAPI AKU ADA!!!!!
MOM, DENGARLAH AKU, AKU BAYIMU.
Mommy, apa itu ABORSI???

Month Six.

Aku bisa mendengar dokter itu lagi.
Aku tidak suka dia.
Dia sangat tidak berperasaan.
Sesuatu datang mengancam rumahku.
Dokter-dokter itu bilang itu jarum.

Mommy
apa itu?
TOLONG, AKU TERBAKAR!
TOLONG HENTIKAN DIA!
AKU TIDAK BiSA MELAWANNYA!
MOMMY! TOLOOOOOOOOOOOONG!!!

Month Seven.

Mommy,
Aku baik-baik saja.
Aku sudah bersama TUHAN.
DIA MEMEGANG TANGANKU.
Dan Dia telah memberitahuku apa itu aborsi
Mengapa kamu tidak menginginkanku, Mommy????

Every abortion is just...

Satu jantung LAGI yang berhenti berdetak.
Dua mata yang tidak dapat LAGI melihat dunia.
Dua tangan LAGI yang tidak akan pernah memegang.
Dua kaki LAGI yang tidak akan pernah bisa berlari dan berjalan.
Satu mulut LAGI yang tidak akan pernah bisa berbicara.

Bila kalian menentang ABORSI, please forward this to everyone
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 16 April 2012

Sahabat

Lupa agama? Ooops... Neraka!
Lupa orang tua? Itu... Durhaka!
Lupa sesama? Aah... Biasa!

Tapi lupa sama kamu? Eehm... Mana bisa!

Butuh 1 menit 'tuk membenci seseorang.
Butuh 1 detik 'tuk menyakiti seseorang.
Tapi butuh seumur hidup 'tuk mencari seseorang teman sejati.

Berapa lama kita akan berteman?

Coba aku pikir...

Selama bintang bersinar di langit?
Sampai lautan kehabisan air?
Sampai akhir usia?

Aku tidak berharap 'tuk jadi seseorang terpenting dalam hidupmu,

Aku cuma berharap suatu hari nanti kalau kamu dengar namaku, kamu akan tersenyum dan bilang:

"Dia itu SAHABAT BAIKKU".
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 09 April 2012

Datang atau Tidak?

Seorang hartawan akan melangsungkan pesta pernikahan bagi anaknya.

Ia mempunyai seorang famili miskin yang tidak ingin diundangnya, karena ia tahu famili itu tidak mungkin mampu memberi sumbangan.

Namun demi menghargai adat istiadat, ia tetap harus mengundang famili miskin itu.

Hartawan itu mengirimkan kartu undangan dengan menambahkan dua kalimat di atasnya:
  • Jika kamu datang, berarti kamu rakus
  • Jika kamu tidak datang, berarti kamu pelit

Hartawan itu tertawa dalam hati, hm, coba lihat kamu datang tidak, demikian ia membatin.

Pada hari H-nya, sang hartawan melihat familinya itu datang menghadiri pesta pernikahan anaknya.

Setelah mengucapkan selamat dan menyodorkan sebuah amplop merah (angpau/hongbao) pada sang hartawan empunya hajat, famili miskin itu berlenggang kangkung duduk dan menyantap makanan lezat yang tersaji.

Sang hartawan membuka angpau yang diterimanya, di dalamnya hanya terlihat satu lembar uang RMB 1 dolar (sekitar Rp1.350,00) dengan selembar kertas bertuliskan:
  • Jika kamu terima, berarti kamu tamak
  • Jika kamu tolak, berarti kamu menghina

Hebat! Hebat!

Kita harus belajar banyak dari famili miskin itu.

Jangan cepat mengumbar amarah menghadapi setiap perlakuan tidak menyenangkan yang kita hadapi. Terima dengan sabar dan bereaksi dengan bijaksana.

Disadur dari artikel Mandarin "Xian Bing Xian" ;)
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 02 April 2012

Rahasia Menjadi Kaya

  1. Kalau bisa memilih maka pilihlah Papa dan Mama yang kaya raya agar Anda dapatkan warisan yang banyak alias jadi kaya tanpa kerja keras, karena kita kan tak bisa memilih mau jadi anak siapa jadi lihatlah jurus nomor 2.
  2. Pilihlah Pasangan Anak Tunggal dari orang yang super kaya. Kalau terlambat atau ternyata tidak dapat, maka lihat nomor 3.
  3. Pasang Lotre atau Toto. karena di sini sudah tak ada lotre, atau pun ternyata tak dapat-dapat. Terpaksa pakai jurus nomor 4.
  4. Makan Hati Macan dan Rampok Bank yang banyak duitnya atau Korupsi Milyaran seperti yang lagi nge-trend belakangan ini. Tapi kalau pakai jurus yang ini tidak berani karena anda termasuk yang jujur dan masih punya nurani. Maka gagal lagi jadi terpaksa pakai jurus nomor 5.
  5. Belajarlah yang rajin, Kerja keras, cari duit Halal. Kalau sudah kerja 20 tahun, masih tidak kaya raya dan cuma berhasil masuk kelas menengah, maka terpaksa pakai jurus terakhir, jurus pamungkas, jurus sakti dari mahaguru, jurus nomor 6.
  6. Belajar Menjadi Kaya, Belajar Merasa Kaya, mensyukuri apa yang kita terima setiap hari, berterima kasih bahwa kita sudah punya yang kita punya sampai hari ini, kurangi keterikatan akan lingkaran setan bernama Duit, menjaga dan mensyukuri kesehatan kita! Maka niscaya kita akan merasa sudah menjadi Kaya Raya.

KAYA BATINIAH! Bebas dari Rasa Khawatir dan Takut Dirampok.
_____
(surat elektronik | anonim)