Selasa, 30 Desember 2014

Warisan Kaos Kaki Sobek

Al-Kisah seorang kaya raya (miliarder), sedang sakit parah ... menjelang ajal menjemput dikumpulkanlah anak-anak tercintanya.

Beliau berwasiat: Anak-anakku ... jika ayah sudah dipanggil Yang Maha Kuasa, ada permintaan ayah kepada kalian "tolong dipakaikan kaos kaki kesayangan ayah, walaupun kaos kaki itu sudah robek, ayah ingin pakai barang kesayangan semasa bekerja di kantor ayah dan minta kenangan kaos kaki itu dipakai bila ayah dikubur nanti.

Singkat cerita akhirnya sang ayah meninggal dunia.

Saat mengurus jenazah dan saat mengkafani, anak-anaknya minta ke Pak Modin untuk memakaikan kaus kaki yang robek itu sesuai wasiat ayahnya.

Akan tetapi tim kematian menolaknya: "Maaf secara syariat hanya 2 lembar kain putih saja yang diperbolehkan dipakaikan kepada mayat ...."

Terjadi diskusi panas antara anak-anak yang ingin memakaikan kaos kaki robek dan Pak Modin yang juga ustaz yang melarangnya.

Karena tidak ada titik temu dipanggilah penasihat keluarga sekaligus notaris.

Beliau menyampaikan: "Sebelum meninggal bapak menitipkan surat wasiat, ayo kita buka bersama-sama siapa tahu ada petunjuk."  

Maka dibukalah surat wasiat almarhum miliarder buat anak-anaknya yang dititipkan kepada notaris tersebut.

Ini bunyinya:

"Anak-anakku pasti sekarang kalian sedang bingung, karena dilarang memakaikan kaus kaki robek kepada mayat ayah ... lihatlah anak-anakku padahal harta ayah banyak, uang berlimpah, beberapa mobil mewah, tanah dan sawah di mana-mana, rumah mewah banyak ... tetapi tidak ada artinya ketika ayah sudah mati. Bahkan kaus kaki robek saja tidak boleh dibawa mati. Begitu tidak berartinya dunia, kecuali amal ibadah kita, sedekah kita yang ikhlas.

Anak-anakku inilah yang ingin ayah sampaikan agar kalian tidak tertipu dengan dunia yang sementara.

Salam sayang dari Ayah yang ingin kalian menjadikan dunia sebagai jalan menuju Allah ....

Semoga kejadian ini dapat mengingatkan kita semua, Insya Allah."

_____
(surat elektronik | anonim)

Kamis, 25 Desember 2014

Bahagia Milik Siapa?

Saudaraku semerah putih ... banyak hal yang terjadi di muka bumi ini ... tentunya hal itu menjadi pelajaran bernilai bagi kita semua ... peristiwa bunuh diri Robbin Williams, bintang film komedi.

Jika kekayaan bisa membuat orang bahagia, tentunya Adolf Merckle, orang terkaya dari Jerman, tidak akan menabrakkan badannya ke kereta api.

Jika ketenaran bisa membuat orang bahagia, tentunya Michael Jackson, penyanyi terkenal dari USA, tidak akan meminum obat tidur hingga over dosis.

Jika kekuasaan bisa membuat orang bahagia, tentunya G. Vargas, presiden Brazil, tidak akan menembak jantungnya.

Jika kecantikan bisa membuat orang bahagia, tentunya Marilyn Monroe, artis cantik dari USA, tidak akan meminum alkohol dan obat depresi hingga mati over dosis.

Jika kesehatan bisa membuat orang bahagia, tentunya Thierry Costa, dokter terkenal dari Perancis, tidak akan bunuh diri, akibat sebuah acara di televisi.

Ternyata, bahagia atau tidaknya hidup seseorang itu, bukan ditentukan oleh seberapa kayanya, tenarnya, cantiknya, kuasanya, sehatnya, atau sesukses apa pun hidupnya.

Tapi yang bisa membuat seseorang itu bahagia adalah dirinya sendiri ....

Mampukah ia mau mensyukuri semua yang sudah dimilikinya dalam segala hal.

Kalau kebahagiaan bisa dibeli, pasti orang-orang kaya akan membeli kebahagiaan itu. Dan, kita akan sulit mendapatkan kebahagiaan karena sudah diborong oleh mereka.

Kalau kebahagiaan itu ada di suatu tempat, pasti belahan lain di bumi ini akan kosong karena semua orang akan ke sana berkumpul di mana kebahagiaan itu berada.

Untungnya, letak kebahagiaan itu berada di dalam hati setiap manusia.

Jadi kita tidak perlu membeli atau pergi mencari kebahagiaan itu.

Yang kita perlukan adalah HATI yang BERSIH dan IKHLAS serta PIKIRAN yang JERNIH, maka kita bisa menciptakan rasa BAHAGIA itu kapan pun, di mana pun dan dengan kondisi apa pun.

Sesungguhnya, KEBAHAGIAAN itu milik orang-orang yang dapat BERSYUKUR, Bersyukur, dan Bersyukur.

#dikirim oleh error MKKG | catfizer
(tanggal tidak tercatat)

Senin, 22 Desember 2014

Terima Kasih Ibunda, Mamah, Ummi

Ibu …
Ketika aku gagal, kau terus menasihati dan memotivasiku tanpa rasa kecewa
Kau tersenyum dan s’lalu bangga terhadapku

Ummi …
Kau tanamkan iman dan takwa sebagai petunjuk untuk kehidupan ini
Kau bekali aku dengan ilmu yang bermanfaat dunia dan akhirat

Mamah …
Ketika aku menangis di waktu kecil, kau berupaya membahagiakan aku
Dan kau kabulkan permintaanku, sehingga aku dibilang Anak Mamah.

Bunda …
Kau abaikan permintaanku jika itu tidak baik untukku
Karena yang terpikirkan olehmu adalah yang terbaik untukku

Ibu …
Ketika kau sedikit mengecewakan aku,
Kuberani ungkapkan itu meski dengan sopan.
Entah berapa kali aku mengecewakanmu
Kau tak mengurangi rasa kasih sayangmu kepadaku.

Ummi …
Ketika aku terluka hati, melamun sendiri, dan merana karena cinta,
Kau pun menangis meneteskan air mata merasakan tangis batin ini.

Mamah ...
Ketika aku berhasil dan sukses dengan segala upaya dan ikhtiarku
Itu tak lepas dari doa-doamu sehingga aku bahagia.
Kau pun turut bahagia dan tersenyum, tapi kenapa kau menangis...
Sungguh kau sangat menyayangi aku.

1. Terima kasih Mamah
2. Terima kasih Ibunda
3. Terima kasih Ummi
_____
(surat elektronik | anonim)

Jumat, 19 Desember 2014

Bagaimana Meraih Kebahagiaan?

Mari kita renungkan bersama hal ini.                

Ada suatu acara seminar yang dihadiri oleh sekitar 50 peserta.

Tiba-tiba sang Motivator berhenti berkata-kata dan mulai memberikan balon kepada masing-masing peserta. Dan kepada mereka masing-masing diminta untuk menulis namanya di balon itu dengan menggunakan spidol. Kemudian semua balon dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam ruangan lain.

Sekarang semua peserta disuruh masuk ke ruangan itu dan diminta untuk menemukan balon yang telah tertulis nama mereka dan diberi waktu hanya 5 menit.

Semua orang panik mencari nama mereka, bertabrakan satu sama lain, mendorong, dan berebut dengan orang lain di sekitarnya sehingga terjadi kekacauan.

Waktu 5 menit sudah usai, tidak ada seorang pun yg bisa menemukan balon mereka sendiri.

Sekarang masing-masing diminta untuk secara acak mengambil sembarang balon dan memberikannya kepada orang yang namanya tertulis di atasnya.

Dalam beberapa menit semua orang punya balon mereka sendiri".      

Akhirnya sang Motivator berkata, "Kejadian yang baru terjadi ini mirip dan sering terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Semua orang sibuk mencari kebahagiaan untuk diri sendiri, (mirip dengan mencari balon mereka sendiri) dan banyak yang gagal. Mereka baru berhasil mendapatkannya ketika mereka memberikan kebahagiaan kepada orang lain (memberikan balon kepada pemiliknya). Kebahagiaan kita terletak pada kebahagiaan orang lain"

»»...... Berilah kebahagiaan kepada orang lain, maka Anda akan mendapatkan kebahagiaan Anda sendiri ......««

_____
(surat elektronik | anonim)

Rabu, 26 November 2014

Mengapa Cincin Pernikahan Berada di Jari Manis?


Ini bukan mitos tapi keajaiban, coba ikuti langkah-langkah berikut.

  1. Gabungkan ke dua telapak tangan kita, kemudian jari tengah ditekuk ke dalam.
  2. Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya.
  3. Permainan dimulai. Lima pasang jari tetapi akan ada hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan.
  4. Cobalah membuka IBU JARI kita. Ibu jari mewakili ORANG TUA. Ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.
  5. Tutup kembali ibu jari kita. Kemudian buka jari TELUNJUK kita. Jari telunjuk mewakili KAKAK dan ADIK. Mereka memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.
  6. Sekarang tutup kembali jari telunjuk kita. Lalu buka jari KELINGKING. Jari kelingking ini mewakili ANAK ANAK. Cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita.
  7. Selanjutnya, tutup jari kelingking kita. Dan cobalah buka JARI MANIS kita, tempat di mana kita menaruh cincin pernikahan kita. Pasti kita akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka.  Mengapa?  Karena jari manis mewakili SUAMI ISTRI. Selama hidup, kita dan pasangan kita akan melekat satu sama lain.

Oleh karena itu Selama Masih Ada Waktu, Jangan Sia-Siakan dan Jangan Sakiti Pasangan Kita. Berusahalah untuk Membahagiakan Pasangan Kita, Baik dalam Suka Maupun Duka.

SILAKAN BUKTIKAN...!! dan "Selamat mencoba"

_____
(surat elektronik | anonim)

Rabu, 19 November 2014

Hidup Seperti Pertandingan Bola


  • Babak pertama (masa muda), menanjak karena pengetahuan, kekuasaan, jabatan, usaha bisnis, salary, dan sebagainya.
  • Babak kedua (masa tua), menurun karena darah tinggi, trigliserid, gula darah, asam urat, kolesterol, ...dsb.

Semoga para sahabat Waspada dari awal hingga akhir, harus menang 2 (dua) babak!!

Tidak sakit juga harus check up,
Tidak haus juga harus minum,
Galau juga harus cari solusi,
Benar juga harus mengalah,
Powerfull juga perlu merendah,
Tidak capek pun perlu rehat,
Tidak kaya pun perlu bersyukur,
Sesibuk apa pun juga perlu olahraga.

Sadarlah, hidup itu pendek, pasti ada saatnya finish!

Jangan tertipu dengan usia MUDA ….
Karena syarat mati tidak semestinya TUA ….

Jangan terpedaya dengan tubuh badan SEHAT .…
Karena syarat mati tidak mesti SAKIT.

Teruslah berbuat baik, berkata baik, memberi nasihat yang baik, walaupun tidak banyak orang yang memahamimu.

Jadilah seperti jantung …, yang tidak terlihat tetapi terus berdenyut setiap saat hingga membuat kita terus hidup menjelang akhir hayat .…

AJAL tak mengenal waktu usia.

Jadi ....

Terus berbuat baik dan menyampaikan kebenaran terhadap sesama...semoga kita semua diberi umur yang barokah.

Amin ....

(Selamat pagi :)

_____
(surat elektronik | anonim)

Rabu, 12 November 2014

Rahasia di Balik Rahasia

Inilah yang disebut rahasia di balik rahasia..

☑ (M) manusia
☑ (T) Tuhan

M: Tuhan, bolehkah aku bertanya pada-Mu?
T: Tentu saja silahkan!

M: Tapi janji ya, Engkau takkan marah.
T: Ya, Aku janji.

M: Kenapa Kau biarkan banyak HAL BURUK terjadi padaku hari ini?
T: Apa Maksudmu?

M: Aku bangun terlambat.
T: Ya, terus?

M: Mobilku mogok dan butuh waktu lama untuk menyala.
T: Oke, terus?

M: Roti yang kupesan dibuat tak seperti pesananku, hingga kumalas memakannya.
T: Hmm, terus?

M: Di jalan pulang, HP-ku tiba-tiba mati saat aku berbicara bisnis besar!
T: Benar, terus?

M: Dan akhirnya, saat kusampai di rumah, aku hanya ingin sedikit bersantai dengan mesin pijat refleksi yang baru kubeli, tapi MATI! Kenapa tak ada yang LANCAR hari ini?

T: Biar Ku-perjelas ... Ada malaikat kematian pagi tadi, dan Aku mengirimkan malaikat-Ku untuk berperang melawannya agar tak ada hal buruk terjadi padamu! Ku-biarkan kau ter-TIDUR di saat itu.
M: Oh, tapi ....

T: AKU tak biarkan mobilmu menyala TEPAT WAKTU karena ada pengemudi mabuk lewat di depan jalan dan akan MENABRAK-mu.
M: (merunduk)

T: Pembuat burger-mu sedang sakit, AKU tak ingin kau tertular, oleh karenanya Kubuatnya salah bekerja!
M: (tarik nafas)

T: HP-mu Ku-buat mati karena mereka PENIPU, Kutak mungkin membiarkanmu tertipu.
Lagi pula bisa mengacaukan KONSENTRASI-mu dalam mengemudi bila ada yang menghubungimu kala HP menyala.
M: (mataku berkaca-kaca) aku mengerti Tuhan.

T: Soal mesin pijat refleksi, Kutahu kau belum sempat beli voucher listrik, bila mesin itu dinyalakan maka akan mengambil banyak daya listrikmu, Kuyakin kamu tak ingin berada dalam kegelapan di tengah malam.
M: (menangis tersedu) Maafkanku Tuhan!

T: Tak apa, tak perlu meminta maaf. Belajarlah untuk percaya PADAKU. Karena Rencana-Ku padamu JAUH lebih baik...

Kita tak pernah tahu rencana Tuhan karenanya kita tak perlu mengeluh dan gusar bila apa yang kita rencanakan tak berjalan sebagaimana yang kita kehendaki.

_____
(surat elektronik | anonim)

Rabu, 05 November 2014

Sahabat-Sahabat Pelangi

Pelangi itu indah...

Karena punya warna...
① Merah
② Jingga
③ Kuning
④ Hijau
⑤ Biru
⑥ Nila
⑦ Ungu

Tapi hidupku lebih indah karena aku punya  "̮  SAHABAT-SAHABAT  "̮  seperti kalian yang selalu memberi berjuta warna di hidupku.

Andai aku diberikan keajaiban oleh Tuhan... Maka hal pertama yang akan aku lakukan adalah mengukir namamu di setiap pelangi agar semua orang tau... Bahwa kamu adalah sahabat terbaikku...

(*) Aku punya 2 mata yang tak selalu melihatmu  Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡.
(*) Aku punya 2 tangan yang tak selalu bisa menyentuhmu
(*) Aku punya 2 kaki yang tak selamanya bisa berjalan bersamamu...‎
(*) Tapi aku punya hati yang akan selalu mengingat dan menyayangimu Sahabatku.

"̮  SEPI  "̮  bukan berarti  "̮  HILANG  "̮
"̮  DIAM  "̮  bukan berarti  "̮  LUPA  "̮
"̮  JAUH  "̮  bukan berarti  "̮  PUTUS  "̮

Karena di antara kita ada satu ① ikatan yang tak mudah di-LUPAKAN  yaitu:

"̮  PERSAHABATAN  "̮


BAGUS anak BATAM

Rabu, 29 Oktober 2014

Jawaban Atas Keluhan Kita


Ketika kita mengeluh: “Ah mana mungkin...”
Allah menjawab: “Jika AKU menghendaki, cukup Ku-berkata “Jadi”, maka jadilah”. (QS. Yasin: 82)

Ketika kita mengeluh: “Capek banget gue...”
Allah menjawab: “...dan KAMI jadikan tidurmu untuk istirahat”. (QS.An-Naba: 9)

Ketika kita mengeluh: “Berat banget ya, tak sanggup rasanya...”
Allah menjawab: “AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan”. (QS. Al-Baqarah: 286)

Ketika kita mengeluh: “Stressss nih...Panik...”
Allah menjawab: “Hanya dengan  mengingatku hati akan menjadi tenang”. (QS. Ar-Ro’d: 28)

Ketika kita mengeluh: “Yaaaahh...ini mah semua bakal sia-sia.”
Allah menjawab:”Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekali pun, niscaya ia akan melihat balasannya”. (QS. Al-Zalzalah: 7)

Ketika kita mengeluh: “Gile aje..gue sendirian...gak ada seorang pun yang mau bantuin...”
Allah menjawab: “Berdoalah (mintalah) kepada-KU, niscaya Aku kabulkan untukmu”. (QS. Al-Mukmin: 60

Ketika kita mengeluh: “Duh...sedih banget deh gue...”
Allah menjawab: “La Tahzan, Innallaha Ma’ana. Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita”. (QS. At-Taubah: 40)

_____
(surat elektronik | anonim)

Rabu, 22 Oktober 2014

A Self Reflection for Husbands

Bagus nih. Renungan para suami, untuk istri tolong di-broadcast ke suaminya. Bagi yang belum punya istri dibaca saja. :p

Kakek berkata, hargai istrimu sebagaimana engkau menghargai ibumu, sebab istrimu juga seorang ibu dari anak-anakmu.

Jika marah boleh tidak berbicara dengan istrimu, tapi jangan bertengkar dengannya (membentaknya, mengatainya, memukulnya)

Jantung rumah adalah seorang istri. Jika hati istrimu tidak bahagia maka seisi rumah akan tampak seperti Neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian). Maka sayangi istrimu agar dia bahagia dan engkau akan merasa seperti di Surga.

Besar atau kecil gajimu, seorang istri tetap ingin diperhatikan. dengan begitu maka istrimu akan selalu menyambutmu pulang dengan kasih sayang.

2 orang yang tinggal 1 atap (menikah) tidak perlu gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah. Karena keduanya bukan untuk bertanding melainkan teman hidup selamanya.

Di luar banyak wanita idaman melebihi istrimu. Namun mereka mencintaimu atas dasar apa yang kamu punya sekarang, bukan apa adanya dirimu. Saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita tersebut akan meninggalkanmu dan punya pria idaman lain di belakangmu.

Banyak istri yang baik. Tapi di luar sana banyak pria yang ingin mempunyai istri yang baik dan mereka tidak mendapatkannya. Mereka akan menawarkan perlindungan terhadap istrimu. Maka jangan biarkan istrimu meninggalkan rumah karena kesedihan, sebab ia akan sulit sekali untuk kembali...  (⌣_⌣)

_____

(surat elektronik | anonim)

Rabu, 15 Oktober 2014

Bakat dan Kerja Keras

HATI-HATI dengan kalimat ini:

"Andai aku lahir dengan bakat yang lebih, aku tidak harus bekerja sekeras ini"

Mungkin kalimat tersebut bisa meyakinkan kita bahwa yang benar-benar membuat orang menjadi hebat adalah bakat.

Namun Profesor Michael Howe dan rekan kerjanya di Universitas Exeter meneliti prestasi-prestasi terbaik di berbagai area dan tidak bisa menemukan seorang pun yang bisa mencapai level tertinggi tanpa ratusan jam kerja dan latihan!

Kita tahu si anak ajaib, Mozart?

Semua orang mengatakan bahwa anak tersebut memiliki bakat, tetapi ia masih harus bekerja selama 12 jam sehari selama satu dekade guna menghasilkan karya master piece-nya yang pertama.

Michaelangelo mengatakan, "Jika orang-orang tahu betapa keras aku bekerja untuk mendapatkan kemampuan ini, semuanya tidak akan menakjubkan lagi"

Michael Jordan, ketika ia mulai bermain basket untuk universitasnya, permainannya mengendur, sehingga pelatihnya mengeluarkannya dari tim, hal tersebut menyadarkannya bahwa ia tidak bisa bergantung pada bakat semata!

Kita terlalu memuja bakat dan memandang rendah kerja keras, karena kita tidak melihat segala usaha di balik suatu kesuksesan.

Yang kita lihat adalah ketenaran dan kesuksesan seseorang, misalkan ketenaran seorang penari berbakat yang tampil memesona selama 15 menit, namun kita tak pernah menyadari usaha kerasnya selama 15 tahun yang menguras keringat dan tetesan air matanya!

Einstein manusia genius pun mengatakan, "Dunia memang telah memiliki percikan bakat untuk memulai, tetapi kerja keraslah yang mengubah percikan tersebut menjadi nyala api!"

Jadi entah kita memiliki karunia bakat alami atau tidak, kita selalu memiliki karunia yang lebih besar yang bisa kita berikan pada diri kita sendiri, yaitu kemampuan untuk BEKERJA KERAS!

Sesungguhnya setiap orang memiliki bakat, namun KERJA KERAS adalah senjata sukses sesungguhnya dalam hidup ini!

_____
(surat elektronik | anonim)

Rabu, 08 Oktober 2014

Efek Kekuatan


Jika sebuah telur dipecahkan oleh kekuatan dari luar, maka kehidupan di dalam telur akan berakhir.

Tapi......

Jika sebuah telur dipecahkan oleh kekuatan dari dalam, maka kehidupan baru telah LAHIR.

HAL-HAL BESAR selalu dimulai DARI DALAM

_____
(surat elektronik | anonim)

Rabu, 01 Oktober 2014

Kebahagiaan dan Oksigen

Mengapa kadang kita merasa tak bahagia?

"Ya karena tidak ada  seorang pun di  dunia ini yang bertanggung jawab atas kebahagiaan kita selain diri kita sendiri".

Tidak ada orang lain yang bisa membuat kita bahagia. Baik itu pasangan hidup, sahabat, uang, prestasi, hobi, dan sebagainya.

Sesungguhnya pola pikir kita yang menentukan apakah kita bahagia atau tidak, bukan faktor luar.

Mau Bahagia atau tidak itu adalah PILIHAN kita sendiri, sebab:
mau MARAH itu pilihan
mau SABAR itu pilihan
mau KECEWA itu pilihan
mau IKLAS itu pilihan

Kebahagiaan itu mirip seperti oksigen di alam bebas ini.
Ketersediaannya sangat banyak dan selalu tersedia.

Jika seseorang kesulitan menghirup oksigen, pasti bukan karena oksigennya sudah langka, melainkan karena telah terjadinya masalah di dalam sistem pernapasannya.


Dan kalau kita kesulitan untuk berbahagia, pasti bukan karena stock kebahagiaan sudah langka atau karena situasi, melainkan karena telah terjadinya masalah di dalam sistem kejiwaan dan cara berpikir kita.

Penguasaan diri dan keikhlasan menjadi 2 penjaga utama yang bertanggung jawab apakah kita  akan tetap memiliki kebahagiaan atau kita membiarkan gejolak kehidupan untuk merampok kebahagiaan kita.

HARI INI DAN SETERUSNYA kita  BISA SELALU BAHAGIA
Apabila kita memiliki:
~ PENERIMAAN diri
~ MAWAS diri
~ TAU diri
~ selalu me-MAAF-kan
~ selalu RENDAH HATI
~ memilih MENGASIHI
~ mengatasi KECEWA
~ mengubur SAKIT HATI

Jadikan setiap hari menjadi:
"Hari Bahagia Sedunia"

God bless you

_____
(surat elektronik | anonim)

Rabu, 24 September 2014

Kunci Permasalahan


Sesungguhnya ada banyak KEBAIKAN di sekeliling kita,
namun KEEGOISAN menutupi hati, membuat kita tidak MELIHATNYA.

Sesungguhnya kita punya banyak SAHABAT,
namun KEBENCIAN membuat kita memandang mereka sebagai MUSUH.

Sesungguhnya kehidupan kita sudah BAHAGIA,
namun rasa TIDAK BERSYUKUR membuat kita hidup MENDERITA.

Sesungguhnya PEKERJAAN kita sudah BAGUS,
namun AMBISI berlebihan membuat kita terus MENGELUH dan PROTES.

Sesungguhnya kita sudah memiliki BANYAK,
namun KESERAKAHAN membuat kita merasa MISKIN.

Sesungguhnya hidup ini DAMAI,
namun KEGELISAHAN membuat dunia terasa bagai MEDAN PERANG.

Kunci permasalahan tidak ada di luar, melainkan ada dalam HATI.

_____
(surat elektronik | anonim)

Rabu, 17 September 2014

Nilai Kehidupan Manusia


Master Cheng Yen Menjawab (Thu, 12/7/2012)

Ada orang bertanya kepada Master Cheng Yen:

Sekarang banyak dari organ tubuh manusia telah dapat ditransplantasikan dan membuat usia hidup manusia bertambah panjang, maka ada orang yang beranggapan bahwa di kemudian hari usia hidup manusia bisa mencapai 150 tahun.

Bagaimana pandangan Master terhadap panjang pendeknya usia manusia? Apa pula makna daripada kehidupan ini?

Master menjawab:

Makna kehidupan terletak pada “sumbangsih”-nya. Nilai kehidupan manusia bukan terletak pada panjangnya usia, melainkan pada seberapa banyak yang telah diperbuatnya, jika tidak pernah mengembangkan kemampuan intuitif dari kehidupan, sekali pun kehidupannya lebih panjang, juga tiada makna sama sekali.

Dikutip dari buku “Hidup dan Mati dengan  Nyaman” (Mandarin Version), karangan Master Cheng Yen.

_____
(surat elektronik | anonim)

Rabu, 10 September 2014

‎Anakmu


Anak adalah dirinya, bukan dirimu dan bukan diri di masa kecilmu.

Anak adalah amanah, ia buah hatimu dan bukan anak buahmu

Anak adalah ujian, dan setiap ujian menuntut waktu, pikiran, dan perhatian khususmu.

Anakmu adalah kekasih, kasihilah mereka dengan sepenuh hati, bukan sesuka hati...apalagi tak mengasihi tapi menyakiti hatinya.

Anakmu adalah cinta dan cinta itu tidak pernah lelah. Maka belajarlah untuk mencintai kelelahan.

Jangan katakan, "Aku lelah membesarkanmu... Kamu begitu sulit diatur..."
Tapi katakanlah, "Aku mencintai kelelahan ini...dan semoga Allah mengaturmu menuju kebaikan..."

Anak itu fana. Allah itu abadi...

Dan bagi engkau yang sedang punya masalah dengan  anakmu.
Sungguh, masalahmu sebenarnya adalah dengan  Tuhanmu.

Sebab anakmu hanya ujian...
Agar engkau tetap bertahan dan tetap pada keyakinan akan Sang Khalik.

_____
(surat elektronik | anonim)

Rabu, 03 September 2014

Bank Kehidupan


Bayangkan ada sebuah bank yang setiap hari memasukkan uang sejumlah US$86,400 ke rekening Anda.Anda harus menggunakan seluruhnya hari itu juga, tak ada saldo yang boleh tersisa. Setiap malam bank itu menghapus saldo yang tersisa.

Apa yang akan Anda lakukan?

Tentu saja Anda berusaha menggunakan seluruhnya agar tak tersisa sesen pun! Kita semua memiliki bank seperti itu. Namanya adalah waktu.

Setiap pagi, bank itu memberikan pada kita 86.400 detik
Setiap malam seluruh sisanya dihapus.

Bila Anda tidak memanfaatkannya maka Anda mengalami kerugian.
Anda tidak bisa meminta sisa yang tidak Anda manfaatkan.

Setiap pagi jumlah yang sama ditambahkan lagi ke rekening Anda dan malamnya semua yang tersisa dihapus. Berapa pun yang tersisa, Anda tidak dapat menggunakannya lagi esok.

Anda harus hidup dari apa yang tersedia hari ini.

Gunakanlah sebanyak-banyaknya untuk kesehatan, kebahagiaan,dan kesuksesan Anda!

Jarum jam berjalan terus...
Manfaatkan sebaik-baiknya hari ini.
Mohon pada Tuhan agar dia memampukan kita untuk menikmati berkat-berkat-Nya hari ini!

Selalu katakan:
“Something good is going happen to me today! This is the day of the Lord.”

_____
(surat elektronik | anonim)

Rabu, 27 Agustus 2014

Mulailah dari Keluarga


Mengapa Australia yang dahulu nenek moyangnya berasal dari Tahanan Kriminal Inggris kini mampu masuk 10 negara TERBAIK untuk tempat tinggal manusia dan memiliki tingkat kriminalitas terendah di dunia...? (Melbourne terbaik)

Mengapa Indonesia yang dahulu nenek moyangnya berasal dari orang-orang yang Santun, Ramah, dan Berbudi Pekerti Luhur kini masuk dalam kelompok Negara Gagal Dunia, dengan tingkat KORUPSI nomor 3 di dunia dengan tingkat kriminalitas yang sangat tinggi dan moral yang sangat rendah...?

Ternyata semua itu bermuara pada "sistem pendidikan" pemerintahnya.
Para pendidik dan guru di Australia lebih khawatir jika anak-anak didik mereka tidak jujur, tidak mau mengantri dengan baik, tidak memiliki rasa empati dan hormat pada orang lain dan etika moral lainnya ketimbang mereka tidak bisa membaca, menulis dan berhitung.

"Guru-guru di Australia lebih prihatin jika murid-murid mereka memiliki perilaku moral yang kurang baik dari pada memiliki prestasi nilai akademik yang kurang baik"

Mengapa ?

Karena menurut mereka untuk membuat anak mampu membaca menulis dan berhitung atau menaikkan nilai akademik, kita hanya perlu waktu 3 sampai 6 bulan saja untuk secara intensif mengajarkannya. Tapi untuk mendidik perilaku moral seorang anak, kita membutuhkan waktu lebih dari 15 tahun untuk mengajarkannya.

Mengajarkan baca tulis, berhitung bisa di ajarkan kapan saja, bahkan jika seandainya mereka sudah dewasa dan tua sekali pun masih bisa dilakukan. Sementara mengajarkan Etika Moral waktunya sangat terbatas, dimulai saat Balita dan berakhir saat mereka Kuliah. Selain itu  untuk mengubah perilaku moral orang dewasa yang terlanjur rusak dan buruk, hampir sebagian besar orang tidak mampu melakukannya.

Bagaimana dengan pemikiran pemerintah, pendidik/guru, dan orang tua di Indonesia...???

Keluarga Indonesia, saya yakin jika kita semua segera tersadarkan dan segera bertindak benar, Indonesia masih bisa mengubah kondisinya

_____
(surat elektronik | anonim)

Sabtu, 23 Agustus 2014

Kenangan


Mungkin tak mudah untuk bisa membuka semua yang baru dan melupakan apa yang pernah terjadi sebelumnya.
Tapi tak bisa kita pungkiri segala sesuatu yang terjadi dapat dijadikan kenangan.

Kenangan bukan sesuatu yang wajib dilupakan.
Baik yang pahit dan terlebih yang indah.
Karena semuanya memiliki nilai positif yang dapat kita ambil.

Nilai Positif tak berarti membuat kita akan bangga atau terpuruk dan bahkan terbuai dengan  masa lalu.
Melainkan memacu kita untuk tidak jatuh pada kesalahan yang sama.

Kesalahan tak selamanya buruk, hanya rupanya sesuatu hal yang terjadi di saat yang  kurang tepat di dalam hidup.

Hidup itu indah, kita harus bersyukur dan selalu terus belajar dari segala kesalahan yang pernah terjadi atau yang kita pernah lihat.

Jadi mari mulai hari baru, pastinya dengan semangat baru dan yang bersih supaya hidup makin berwarna dan semakin indah.

_____
(surat elektronik | anonim)

Rabu, 20 Agustus 2014

Orang Paling Kaya


Orang paling kaya, jika diukur dengan  timbangan syariat, adalah: orang yang paling nrimo (menerima).

Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan dalam sabdanya:

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

“Kekayaan tidaklah diukur dengan  banyaknya harta, namun kekayaan yang hakiki adalah kekayaan hati.” (HR. Bukhari dan Muslim; dari Abu Hurairah)

Kaya hati, atau sering diistilahkan dengan  “qana’ah“, artinya adalah ‘nrimo (menerima) dan rela dengan  berapa pun yang diberikan oleh Allah Ta’ala.

Berapa pun rezeki yang didapatkan, dia tidak mengeluh. Mendapat rezeki banyak, bersyukur; mendapat rezeki sedikit, bersabar dan tidak mengumpat.

Andaikan kita telah bisa mengamalkan hal di atas, saat itulah kita bisa memiliki kans besar untuk menjadi orang terkaya di dunia. Ujung-ujungnya, keberuntunganlah yang menanti kita, sebagaimana janji Sang Musthafa shallallahu ‘alaihi wa sallam,

قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ وَرُزِقَ كَفَافًا وَقَنَّعَهُ اللَّهُ بِمَا آتَاهُ

“Beruntunglah orang yang berislam, dikaruniai rezeki yang cukup, dan dia dijadikan menerima apa pun yang dikaruniakan Allah (kepadanya).” (HR. Muslim; dari Abdullah bin ‘Amr)

_____
(surat elektronik | anonim)

Minggu, 17 Agustus 2014

Kisah Babi dan Kucing


Kucing dan babi adalah teman karib.

Pada suatu hari, kucing telah jatuh ke dalam sebuah lubang besar, babi mengambil tambang, kucing menyuruh babi melemparkan tambang itu ke bawah, akhirnya keseluruhan ikat tambang itu semuanya dilemparkan ke dalam lubang.

Dengan sangat murung kucing berkata, "Kamu melemparkan tambang ke bawah sedemikian, bagaimana bisa menarikku ke atas?"

Babi bertanya, "Selanjutnya apa yang harus kulakukan?"

Kucing berkata, "Kamu harus mencengkam erat-erat salah satu ujung tambang itu."

Babi itu segera melompat ke dalam lubang. Dengan sebuah tangan memegang salah satu ujung tambang, ia berkata, "Sekarang sudah tak ada masalah."

Kucing itu menangis, ia menangis karena merasa dirinya sangat bahagia.

(Catatan: Ada semacam teman, ia tidak terlalu pintar, tapi patut kamu miliki seumur hidup.)

_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 28 Juli 2014

Jangan Kesedihan Berulang pada Masalah yang Sama


Seorang pria bijak memasuki sebuah cafe dan menceritakan sebuah lelucon... semua orang dalam cafe itu tertawa.

Beberapa saat kemudian pria itu mengulangi leluconnya, namun kali ini hanya beberapa orang saja yang tertawa.

5 menit kemudian pria itu kembali menceritakan lelucon yang sama, dan ternyata tak ada yang tertawa.

Pria ini pun tersenyum lebar, sambil berkata: "Bila kamu tidak bisa tertawa berulang-ulang pada lelucon yang sama, lalu mengapa kamu terus menangis, dan bersedih berulang-ulang pada masalah yang sama?"

Kesusahan kemarin ini cukuplah untuk kemarin ......

"Masalah, kesusahan, adalah tanda bahwa Tuhan sedang memperhatikan kita dan membimbing kita untuk menjadi pribadi yang lebih Baik, lebih Dewasa, Kuat, dan lebih Bijak dalam Hidup".

Hadapi Hidup dengan  Kepala Tegak, tatap masa depan dan Terus Melangkahlah hingga sampai pada Tujuan yang Sejati.

Be strong and stronger!!
Semoga bermanfaat..
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 21 Juli 2014

Renungan Buat Para Orang Tua

Sebagai orang tua mungkin kita sering marah~marah, sering dibuatnya kesal karena anak-anak rewel, bikin rumah berantakan, berkelahi dengan  adik/kakak.

Kita mungkin juga sering kehilangan kesabaran karena anak-anak makannya lelet dan air tumpah ke mana-mana. Atau kita juga mungkin jadi naik pitam karena anak-anak disuruh mandi tak mau, disuruh belajar ogah-ogahan, disuruh beresin mainan malah kabur.

Tidak sekali mereka membuat kepala kita pusing karena berbagai macam ulah.
Kita mungkin juga sering kecapean karena baru pulang kerja mereka mengajak main, minta bikinin ini itu...

Tapi parents, semua itu tidak akan lama, karena anak-anak tak selamanya kecil...!!! Mereka tak selamanya menangis, mereka tak selamanya bermain, mereka tak selamanya membutuhkan kita.

Suatu saat mereka akan melepaskan tangannya saat kita genggam, menghapus pipinya saat kita cium, menghindar saat kita peluk.

Suatu saat mereka akan mandi sendiri, makan sendiri, tidur sendiri. Mungkin suatu saat "Teman" LEBIH PENTING bagi mereka dan saat itu pun kita hanya bisa merindukan

Nanti kita akan merindukan masa-masa sulit dahulu:
Rindu ingin ngelonin mereka, rindu ingin memeluknya, rindu mendengar celoteh panjang lebar nya.

Biarlah hari ini kita lelah, karena kelelahan bersama, kelucuan mereka itu lebih baik dari pada tak ada celotehan, tangisan, teriak-teriakan sama sekali di rumah kita.

Bersyukur dan bersabar adalah kuncinya.

Kelak DIA. Sang Pencipta akan menambahkan nikmat-Nya, dan memudahkan segala urusan kita.

Untuk itu, nikmatilah saat-saat INDAH bersama anak-anak kita selagi mereka masih tidak terlalu mementingkan arti SAHABAT daripada orangtuanya ({})

Sahabat-sahabatku semoga ini berarti buat Anda............

_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 15 Juli 2014

Berkah Tuhan

Seorang kakek mengalami gangguan saluran kencing yang membuat ia tidak bisa (maaf) buang air kecil. Ketika penyakitnya makin parah dan kesehatannya makin memburuk, ia terpaksa menjalani operasi. Operasi sukses dan si kakek kini sudah bisa buang air kecil lagi.

Menjelang pulang dari rumah sakit, dokter pun memberikan tagihan biaya operasinya.

Saat itu tiba-tiba sang kakek mulai menangis. Dokter pun bingung dan bertanya, "Kenapa menangis kek? Jika biayanya terlalu mahal, kita bisa coba minta keringanan lagi."

Kakek itu menjawab, "Tidak, saya tidak menangis untuk itu, saya hanya teringat betapa selama 70 tahun sebelum ini, Tuhan membolehkan saya buang air kecil TANPA mengirimkan saya tagihan apa pun."

Kita baru merasakan betapa ber-HARGA-nya Berkat Tuhan saat kita sudah kehilangan HAL tersebut.

Sebaliknya, kita memilih untuk lebih sering memikirkan apa yang TIDAK kita miliki, TANPA meng-HARGAI apa yang telah Tuhan berikan kepada kita.

Kita lebih suka menghitung MASALAH daripada menghitung BERKAT Tuhan yang sudah kita terima.

RENUNGKAN-lah, bukankah ada terlalu banyak hal berharga yang kita dapatkan secara GRATIS setiap harinya?
  • kesehatan,
  • keluarga,
  • pasangan hidup,
  • waktu,
  • kerukunan,
  • kegembiraan,
  • dan terutama Keselamatan yang kita dapat di dalam Tuhan. 

Semua itu adalah hal-hal yang sesungguhnya tidak dapat kita beli dengan  "uang", bahkan tidak bisa kita dapatkan meski sekeras apa pun usaha kita.

Itulah alasan mengapa kita harus selalu BERSYUKUR dalam SEGALA HAL kepada TUHAN, karena DIA sungguh teramat SANGAT BAIK kepada kita.

Kita bersyukur BUKAN SUPAYA kita. diberkati, melainkan karena kita SUDAH sangat diberkati oleh Tuhan... :) ({})

_____
(surat elektronik | anonim)

Jumat, 11 Juli 2014

Kenapa Aku Diuji?

KENAPA AKU DIUJI?

QURAN MENJAWAB:
Qs. Al-Ankabut 2-3: "Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: 'Kami telah beriman', sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta".


KENAPA AKU TAK MENDAPAT APA yang AKU INGINKAN?

QURAN MENJAWAB:
Qs. Al-Baqarah 216: "Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui".


KENAPA UJIAN SEBERAT INI?

QURAN MENJAWAB:
Qs. Al-Baqarah 286: "Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan  kesanggupannya".


KENAPA FRUSTASI?

QURAN MENJAWAB:
Qs. Al-Imran 139: "Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman".


BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA?

QURAN MENJAWAB:
Qs. Al-Baqarah 45: "Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan  jalan sabar dan mengerjakan salat; dan sesungguhnya salat itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk. Tiada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah semata".


APA YANG AKU DAPAT?

QURAN MENJAWAB:
Qs. At-Taubah 111: "Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri, harta mereka dengan  memberikan SURGA/Jannah untuk mereka".


KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?

QURAN MENJAWAB:
Qs. At-Taubah 129: "Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari-Nya. Hanya kepada-Nya aku bertawakal".


AKU TAK SANGGUP!!

QURAN MENJAWAB:
Qs. Yusuf 87:  "Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir..."

Semoga bermanfaat.

_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 01 Juli 2014

Puasa Itu...


Mungkin sudah banyak yang tahu akan aturan waktu berpuasa...yaitu dari terbitnya fajar sampai tenggelamnya matahari. Dilakukan dengan ekstra perjuangan.

Lalu bagaimana di negara lain yang menikmati puasa selama 20 jam (Finladia) atau juga Jerman yang magribnya jam 10 malam?

Itu karena matahari di sana tenggelam hanya sekitar empat jam, itulah makanya perlu ada ijma dan kias.

Terlepas dari itu kita hanya bisa mendoakan supaya umat muslim di sana bisa kuat menjalankan perintah-Nya dan kita di sini mesti bersyukur berada di daerah khatulistiwa yang semuanya saya kira normal...

Wallahua'lam bisshawaf.
Selamat berbuka puasa

_____
(surat elektronik | anonim) 

Selasa, 24 Juni 2014

Benih Dalam Benak


"Seorang penulis buku terkenal, John C. Maxwell, mengatakan bahwa sesungguhnya medan peperangan terbesar ada di pikiran manusia.

Karena:  Pikiran itu sangat kuat dan dapat memengaruhi kehidupan seseorang.

Ada pepatah mengatakan: ”Menabur dalam PIKIRAN akan menuai TINDAKAN; menabur TINDAKAN akan menuai KEBIASAAN; menabur KEBIASAAN akan menuai KARAKTER”

Pikiran kita seumpama tanah; tanah tidak pernah peduli jenis benih apa yang hendak kita tanam.

Jika kita menabur benih jagung, misalnya, tanah akan meresponsnya, lalu menumbuhkannya.

Apa pun yang kita tanamkan dalam pikiran, entah itu hal-hal yang baik atau buruk, pikiran kita akan segera menerima, merespons, dan menumbuhkannya.

Sadar atau tidak, sering kali kita memperkatakan hal-hal buruk tentang diri kita sendiri, misalnya: hidupku penuh masalah, aku tidak akan berhasil, sakitku tidak akan sembuh, keluargaku hancur berantakan, aku bodoh, miskin, masa depanku suram, dan sebagainya.

Hal-hal negatif yang kita ucapkan itu akan direspons oleh pikiran kita dalam bentuk sikap dan tindakan, yang pada gilirannya akan menghasilkan sesuatu yang sama seperti yang kita tanamkan dalam pikiran kita.                           

Oleh sebab itu tanamkan hal yang positif dibenak kita, maka kita akan menjadi luar biasa.

_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 17 Juni 2014

Sebuah Tembok

‎Ada seorang tukang bangunan mendirikan sebuah tembok.
Sebulan kemudian, berdirilah sebuah tembok setinggi 4 meter di hadapannya.
Dia mengagumi hasil karyanya tapi tiba-tiba matanya tertuju pada 2 bata yang telah keliru disusun, jelek sekali.

Sementara itu, semennya sudah keras. Si tukang jadi kesal.
Sejak saat itu, dia sangat benci melihat tembok tersebut. 2 batu bata yang miring tersebut telah memengaruhi keseluruhan tembok.

Suatu hari, ada yang melewati tembok dan berkomentar, "Itu tembok yang indah."
Si tukang terkejut, "Pak, apakah penglihatan anda terganggu? Tidakkah melihat 2 batu bata jelek di tembok itu?"
Orang itu berkata, "Ya, saya melihat 2 batu bata jelek itu, namun juga melihat 998 batu bata yang bagus."

Dalam kehidupan ini, kita sering memutuskan suatu masalah dengan  hanya memvonis kesalahan, tanpa mengabaikan kebaikan-kebaikan yang pernah ada.
Mata hanya terfokus pada kekeliruan, teman yang telah puluhan tahun jadi musuh hanya perdebatan sehari, kekasih yang sudah tahunan berpisah hanya karena bertengkar sehari.
Kita hanya melihat yang jelek. Kenyataannya, jauh lebih banyak yang bagus.

Maafkanlah, meski kadang tidak sepaham. Memberi damai berarti juga menimbulkan damai bagi diri sendiri.

_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 10 Juni 2014

Pesan Untuk Suami Sejagad

(Berikan ke Para Suami ya...)

  1. Kakek berkata, hargai istrimu sebagaimana engkau menghargai ibumu, sebab istrimu juga seorang ibu dari anak-anakmu.
  2. Jika marah boleh tidak berbicara dengan  istrimu, tapi jangan bertengkar dengannya (membentaknya, mengatainya, memukulnya)
  3. Jantung rumah adalah seorang istri. Jika hati istrimu tidak bahagia maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian). Maka sayangi istrimu agar dia bahagia dan kau akan merasa seperti di surga.
  4. Besar atau kecil gajimu, seorang istri tetap ingin diperhatikan. dengan  begitu maka istrimu akan selalu menyambutmu pulang dengan  kasih sayang.
  5. Dua orang yang tinggal satu atap (menikah) tidak perlu gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah. Karena keduanya bukan untuk bertanding melainkan teman hidup selamanya.
  6. Di luar banyak wanita idaman melebihi istrimu. Namun mereka mencintaimu atas dasar apa yang kamu punya sekarang, bukan apa adanya dirimu. Saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita tersebut akan meninggalkanmu dan punya pria idaman lain di belakangmu.
  7. Banyak istri yang baik. Tapi di luar sana banyak pria yang ingin mempunyai istri yang baik dan mereka tidak mendapatkannya. Mereka akan menawarkan perlindungan terhadap istrimu. Maka jangan biarkan istrimu meninggalkan rumah karena kesedihan, Sebab ia akan sulit sekali untuk kembali.
  8. Ajarkan anak laki-lakimu bagaimana berlaku terhadap ibunya, sehingga kelak mereka tahu bagaimana memperlakukan istrinya :)

_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 03 Juni 2014

Untuk Diamalkan

Sugeng enjang poro sederek-sederek sekalian.
Monggo dipun amalaken...

1. URIP IKU URUP
[Hidup itu nyala, hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita]

2. MEMAYU HAYUNING BAWANA, AMBRASTA DUR HANGKARA
[Harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan serta memberantas sifat angkara murka, serakah, dan tamak]

3. SURA DIRA JAYA JAYANINGRAT, LEBUR DENING PANGASTUTI
[Segala sifat keras hati, picik, angkara murka hanya bisa dikalahkan dengan  sikap bijak, lembut hati, dan sabar]

4. NGLURUK TANPA BALA, MENANG TANPA NGASORAKE, SEKTI TANPA AJI-AJI, SUGIH TANPA BANDHA
[Berjuang tanpa perlu membawa massa, Menang tanpa merendahkan/mempermalukan, Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan/kekuatan/kekayaan/keturunan, Kaya tanpa didasari hal-hal yang bersifat materi]

5. DATAN SERIK LAMUN KETAMAN, DATAN SUSAH LAMUN KELANGAN
[Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri, Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu]

6. AJA GUMUNAN, AJA GETUNAN, AJA KAGETAN, AJA ALEMAN
[Jangan mudah terheran-heran, Jangan mudah menyesal, Jangan mudah terkejut dengan sesuatu, Jangan kolokan atau manja]

7. AJA KETUNGKUL MARANG KALUNGGUHAN, KADONYAN LAN KEMAREMAN
[Janganlah terobsesi atau terkungkung dengan  kedudukan, materi, dan kepuasan duniawi]

8. AJA KUMINTER MUNDAK KEBLINGER, AJA CIDRA MUNDAK CILAKA
[Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah, Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka]

9. AJA MILIK BARANG KANG MELOK, AJA MANGRO MUNDAK KENDHO
[Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah dan jangan berfikir gamang/plin-plan agar tidak kendor niat dan kendor semangat]

10. AJA ADIGANG, ADIGUNG, ADIGUNA
[Jangan sok kuasa, sok besar/kaya, sok sakti]

_____
(surat elektronik | anonim) 

Selasa, 27 Mei 2014

Ketika Ibu Tertidur

Ketika ibumu tertidur lelap coba kamu pandangi ia dalam-dalam dan bayangkan bila matanya takkan terbuka untuk selamanya...

Pastilah kamu akan meneteskan air mata namun tangan ibu tak akan lagi mampu untuk mengusap air matamu.

Tak ada lagi nasihat ibu yang dahulu sering kamu abaikan.

Ketika ibu sudah tiada muncul kesadaran di benakmu lalu hatimu berucap "Pernahkah aku membahagiakan ibuku?! Oh, sungguh besar pengorbanan ibuku!"

(Bila kamu ikhlas kirim kata-kata ini ke teman-temanmu semoga TUHAN yang membalas niat baikmu)

Sesungguhnya  REZEKI itu ada pada IBU KANDUNG kita TERCINTA.
Karena ALLAH telah memutuskan.

Yang tak sayang ibu tak usah di-broadcast!!!  :)
Karena aku sangat sayang sekali kepada ibuku.

I LOVE IBU-ku dari anakmu BAGUS

(Maaf yang tidak punya ibu, tapi ketahuilah ibumu sangat sayang sekali kepada kamu)

'  (•̃͡-̮•̃͡)

_____
(surat elektronik) 

Selasa, 20 Mei 2014

Marah dan Cinta

Ketika seorang pria sedang memoles-moles mobil barunya, anaknya yang berumur 6 tahun mengambil sebuah batu dan menggores-goresnya di badan mobil itu.

Dengan marah, pria tersebut memegang tangan anak itu dan memukul-mukulnya berulang-ulang, tanpa sadar bahwa ia sedang memegang kunci pas.

Di RS, anak itu kehilangan semua jari-jari tangannya karena remuk.

Ketika anak itu melihat ayahnya dengan menahan rasa sakit di matanya, dia bertanya, "Ayah, kapan jari-jariku akan tumbuh lagi?"

Pria itu sangat terpukul dan terdiam, dia kembali ke mobilnya dan terus menerus menendang-nendangnya. Menyesali perbuatannya, dia duduk di depan mobil itu dan melihat goresan yang ditulis anaknya "LOVE YOU DAD".

Beberapa hari kemudian pria itu kedapatan bunuh diri.

Marah dan Cinta tak ada batasannya, pilihlah yang terakhir agar Anda punya hidup yang indah.

Barang-barang hanya dibuat, tapi Orang untuk dicintai.

Tapi itulah masalah di dunia sekarang ini, keadaan dibalik, orang dibuat dan barang dicintai.

Berhati-hatilah, pikiran Anda menjadi kata-kata, kata-kata menjadi aksi, aksi menjadi kebiasaan, kebiasaan menjadi karakter, dan karakter menentukan hidup Anda.

_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 13 Mei 2014

Kesempurnaan Hidup

Suatu hari Kahlil Gibran bertanya kepada gurunya.

Gibran: "Bagaimana caranya agar kita mendapatkan sesuatu yang paling sempurna dalam hidup?"

Sang guru: "Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan jangan pernah kembali ke belakang!!"

Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, Gibran kembali dengan tangan hampa.

Lalu sang guru bertanya: "Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun?"

Gibran: "Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya, tapi tidak ku petik karena aku pikir mungkin yang di depan pasti ada yang lebih indah, namun ketika aku sudah sampai di ujung, aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi adalah yang terindah, dan aku pun tak bisa kembali ke belakang lagi"

Sambil tersenyum sang guru berkata: "Yaa... itulah hidup, semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya, karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tidak akan pernah ada, yang ada hanyalah keikhlasan hati kita untuk menerima kekurangan.”

  • Bila tidak mungkin memberi, jangan mengambil;
  • Bila mengasihi terlalu sulit, jangan membenci;
  • Bila tidak bisa menghibur orang, jangan membuatnya sedih;
  • Bila tidak mungkin meringankan beban orang, jangan memberatkannya;
  • Bila tidak bisa memuji, jangan menghujat;
  • Bila tidak bisa menghargai, jangan menghina;
  • Bila tidak suka bersahabat, jangan bermusuhan.

_____
(surat elektronik | anonim) 

Selasa, 06 Mei 2014

Nasihat untuk Harun Al-Rasyid

Suatu ketika, Khalifah Harun Al-Rasyid duduk gelisah. Untuk meringankan beban pikirannya, ia mengundang ulama terkemuka pada masanya, Abu As-Sammak. “Nasihatilah aku!” pinta Khalifah.

Pada saat yang sama, pelayan membawa segelas air untuk Khalifah. Sebelum minum, Abu As-Sammak berkata, “Tunggu sebentar. Seandainya dalam keadaan sangat haus, sedangkan segelas air ini tidak kau peroleh, berapakah harga yang kau siap bayar? Jawablah dengan jujur!”

“Setengah dari kekayaanku,” jawab Khalifah.

Sang ulama pun mempersilakan Khalifah minum. Selesai minum, Abu As-Sammak bertanya lagi, “Seandainya air tadi mendesak untuk dikeluarkan, tapi kau tak mampu mengeluarkannya, berapakah yang akan engkau bayarkan agar ia keluar?”

Khalifah menjawab, “Setengah dari kekayaanku.”

“Kalau demikian, sadarilah bahwa seluruh kekayaan dan kekuasaan yang ada di sisimu, nilainya hanya segelas air. Tidak wajar diperebutkan dan dipertahankan tanpa hak. Ketahuilah, betapa banyak nikmat Allah selain segelas air itu yang telah engkau nikmati sehingga tidak wajar jika engkau tidak mensyukurinya,” nasihat Abu As-Sammak kepada Harun Al-Rasyid.
_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 29 April 2014

Waktu dan Perbuatan

Waktu sedang "Jaya" kita merasa banyak teman di sekeliling kita.

Waktu sedang "Berkuasa" kita percaya diri melakukan apa saja.

Waktu sedang "Tak Berdaya" barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati yang ada.

Waktu sedang "Jatuh" kita baru sadar selama ini siapa saja teman yang memperalat dan memanfaatkan kita.

Waktu sedang "Sakit" kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta.

Manakala "Miskin" kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi/ bederma dan saling membantu.

Masuk "Usia Tua" kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.

Saat "di ambang Ajal" kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.

Hidup tidaklah lama,
sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA:

saling menghargai
saling membantu
saling memberi
saling mendukung

Jadilah teman setia tanpa syarat.

Jangan saling memotong dan menggunting sesama teman.

Tunjukkanlah bahwa Anda masih mempunyai Hati Nurani yang tulus.

Jauhkan niat jahat untuk mencelakai teman.

Jauhkan niat memaksa seseorang melakukan suatu hal untuk kepentingan pribadi kita.

Apa yang ditabur, itulah yang akan dituai.

Allah tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar.

Tapi ketahuilah bahwa Dia selalu memberi pelangi di setiap badai, senyum di setiap air mata, Rahmat dan Berkat di setiap cobaan, dan jawaban di setiap doa.

Jangan pernah menyerah...
Terus berjuanglah...
Life is so beautiful.

_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 22 April 2014

Hidup Membutuhkan Banyak Hal

Butuh Batu Kerikil supaya kita ber-Hati-Hati.

Butuh Semak Berduri supaya kita Waspada.

Butuh Persimpangan supaya kita Bijaksana dalam memilih.

Butuh Petunjuk Jalan supaya kita punya Harapan tentang arah masa depan.

Butuh Masalah supaya kita tahu kita punya Kekuatan.

Butuh Pengorbanan supaya kita tahu cara Bekerja Keras.

Butuh Air mata supaya kita tahu Merendahkan Hati.

Butuh Dicela supaya kita tahu bagaimana Cara Menghargai.

Butuh Tertawa supaya kita tahu Mengucapkan Syukur.

Butuh Senyum supaya kita tahu kita Punya Cinta.

Butuh Orang Lain supaya kita tahu kita Tak Sendiri.

_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 15 April 2014

Tiga Hal

3 hal yang tidak pernah kembali: waktu, perkataan, dan kesempatan.

3 hal yang dapat menghancurkan: kemarahan, kesombongan, dan dendam.

3 hal yang tidak boleh hilang: kasih, sukacita, dan damai sejahtera.

3 hal yang tidak kekal: harta, tahta, dan pasangan.

3 hal yang membuat kita berharga: kejujuran, kepercayaan, dan kerendahan hati.

3 hal yang membuat kita bertahan hidup: iman, pengharapan, dan bersyukur dalam segala hal.

_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 08 April 2014

Hidup Seperti Pertandingan Bola


  • Babak pertama (masa muda),  menanjak karena pengetahuan, kekuasaan, jabatan, usaha bisnis, salary, dan sebagainya.
  • Babak kedua (masa tua), menurun karena darah tinggi, trigliserid, gula darah, asam urat, kolesterol...dsb.

Semoga para sahabat Waspada dari awal hingga akhir, harus menang 2 (dua) babak!

Tidak sakit juga harus check-up,
tidak haus juga harus minum,
galau juga harus cari solusi,
benar juga harus mengalah,
powerfull juga perlu merendah,
tidak capek pun perlu istirahat,
tidak kaya pun perlu bersyukur,
sesibuk apa pun juga perlu olahraga.

Sadarlah, hidup itu pendek, pasti ada saatnya finish!

Jangan tertipu dengan usia MUDA…
Karena syarat mati tidak semestinya TUA.

Jangan teperdaya dengan tubuh badan SEHAT…
Karena syarat mati tidak mesti SAKIT.

Teruslah berbuat baik, berkata baik, memberi nasihat yang baik, walaupun tidak banyak orang yang memahamimu.

Jadilah seperti jantung,…yang tidak terlihat tetapi terus berdenyut setiap saat hingga membuat kita terus hidup menjelang akhir hayat.

AJAL tak mengenal waktu  usia.

Jadi...
Terus berbuat baik dan menyampaikan kebenaran terhadap sesama...semoga kita semua diberi umur yang berkah.
Amin...
_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 01 April 2014

Renungan Akhir Tahun 2013

Sebuah perahu dibuat untuk berada di tengah lautan dan bukan hanya diam di dermaga.

Demikian juga manusia diciptakan untuk mengarungi kehidupan dan bukan berdiam dan menunggu sampai kehidupan ini berakhir.

Di dalam mengarungi kehidupan akan banyak ombak dan mungkin badai yang akan dihadapi, tapi itulah seni dari kehidupan.

Teruslah kembangkan layar dan nikmati perjalanan kita hingga sampai ke tujuan.

Di dalam kehidupan jangan takut jatuh dan salah, setiap kesalahan yang pernah kita lakukan adalah bagian dari proses pembentukan kepribadian.

Jangan selalu  menyesali semua kesalahan, tapi jangan ulangi kesalahan. Sesalilah jika semua itu tidak berdampak adanya perubahan.

Mendung diciptakan bukan untuk membuat langit gelap, tapi ia hadir untuk memberi kabar gembira akan sejuknya air hujan yang akan turun.

Luka bukan hanya semata untuk membuat kita tersiksa, tapi ia tercipta, agar kita tersadar bahwa kita hanyalah ”Manusia Biasa”.

Genggam ”KEYAKINAN” jangan pernah dilepaskan.

Indahnya Kehidupan, bukan terletak dari banyaknya kesenangan, tapi terletak pada rasa syukur kita.

Kesuksesan seseorang dalam kehidupannya selama puluhan tahun adalah hasil akumulasi dari ucapan dan perilaku setiap hari, maka jagalah dengan baik ucapan dan perilaku kita setiap hari.

Jalinlah selalu pertemanan sebelum kita membutuhkan mereka... Kelak selamanya mereka akan menjadi teman kita yang baik..

Salam sejahtera... Semoga kita semua bisa selalu menjalin tali silaturrahmi yang berkualitas dan saling mengisi... Amin YRA...!!

_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 25 Maret 2014

Buka Pintu Hatimu

Open your heart and blessings will come your way.
Be joyful every day and your heart will be at ease.


Pintu hati yang terbuka membuat nasib menjadi baik.
Jika setiap hari dapat dilalui dengan  perasaan suka cita,
dengan  sendirinya batin akan terbebas dari beban pikiran.

-Master Cheng Yen -

_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 18 Maret 2014

Renungan Tentang Kehidupan

Jalani hidup ini dengan penuh HARAPAN, walau hidup tak selalu menyenangkan.

Berilah SENYUMAN, walau hati tak lagi mampu untuk bertahan.

Belajarlah MEMAAFKAN, walau diri kita  sudah sangat terluka...

Dalam hidup ini, kadang yang kita rencanakan berjalan tidak seperti apa yang kita  harapkan.

Kehidupan mengajarkan bagaimana kita  membuat semua kejadian menjadi kebaikan, bukan kesedihan.

Saat tekanan datang, katakan dalam hati, "Setelah ini, aku bisa lebih baik lagi..."

Setiap masalah dalam hidup ini semata-mata untuk membentuk kita menjadi lebih tangguh dan bijaksana...

Berani mati tidaklah luar biasa, namun berani tetap hidup pada saat tidak memiliki apa-apa lagi, itu barulah LUAR BIASA!

Hidup itu indah, masih banyak lagi hal luar biasa yang belum kita temukan...

Jangan memandang rendah dan remeh orang lain hanya karena ia tak lebih pintar, tak lebih kaya, tak lebih beruntung, dan tak mempunyai kedudukan.

Kadangkala di mata TUHAN, batu bara yang legam terlihat lebih berkilau dibanding dengan permata yang mahal.

Hidup cuma sekedar "mampir minum". Seperti pengembara diperjalanan panjang, ia akan berhenti sejenak untuk minum, lalu melanjutkan kembali perjalanannya.

Hidup adalah sebuah proses waktu. Pemilik kehidupan selalu silih berganti.

Gunakan waktu hidup kita dengan sebaik-baiknya, karena tidak ada yang menjamin bahwa setiap orang bisa hidup lebih lama lagi di dunia… :)

_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 11 Maret 2014

Hidup Adalah Proses

Kita pernah DILUKAI dan mungkin pernah MELUKAI, tapi karena itu kita BELAJAR tentang bagaimana cara menghargai, menerima, berkorban, dan memperhatikan.

Kita telah DIBOHONGI dan mungkin pernah MEMBOHONGI, tapi dari situ kita BELAJAR tentang KEJUJURAN.

Andai kita tidak pernah melakukan kesalahan dalam hidup ini, mungkin kita tidak pernah belajar arti dari MEMINTA MAAF dan MEMBERI MAAF.

Setiap waktu yang telah kita habiskan dalam hidup ini, tidak akan terulang kembali.

Namun ada satu hal yang masih tetap bisa kita lakukan, yaitu BELAJAR dari masa lalu untuk hari esok yang lebih baik.

Hidup adalah proses, hidup adalah belajar.
Tanpa ada batas umur, tanpa ada kata tua.

JATUH, berdiri lagi.
KALAH, mencoba lagi.
GAGAL, bangkit lagi.

Teruslah berjuang dengan  penuh kesadaran dan harapan...!

_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 03 Maret 2014

Doa Ibu di Saat Marah

Seorang bocah mungil sedang asyik bermain-main tanah. Sementara sang ibu sedang menyiapkan jamuan makan yang diadakan sang ayah.

Belum lagi datang para tamu menyantap makanan, tiba-tiba kedua tangan bocah yang mungil itu menggenggam debu. Ia masuk ke dalam rumah dan menaburkan debu itu di atas makanan yang tersaji.

Tatkala sang ibu masuk dan melihatnya, sontak beliau marah dan berkata, "Idzhab ja'alakallahu imaaman lilharamain," (Pergi kamu...! Biar kamu jadi imam di Haramain...!)

Dan SubhanAllah, kini anak itu telah dewasa dan telah menjadi imam di Masjidil Haram...!!

Tahukah kalian, siapa anak kecil yang di doakan ibunya saat marah itu...??

Beliau adalah Syeikh Abdurrahman as-Sudais, Imam Masjidil Haram yang nada tartil-nya menjadi favorit kebanyakan kaum muslimin di seluruh dunia.

****
Ini adalah teladan bagi para ibu, calon ibu, atau pun orang tua... Hendaklah selalu mendoakan kebaikan untuk anak-anaknya. Bahkan meski pun ia dalam kondisi yang marah. Karena salah satu doa yang tak terhalang adalah doa orang tua untuk anak-anaknya. Sekaligus menjadi peringatan bagi kita agar menjaga lisan dan tidak mendoakan keburukan bagi anak-anaknya. Meski dalam kondisi marah sekali pun.

"Janganlah kalian mendoakan (keburukan) untuk dirimu sendiri, begitu pun untuk anak-anakmu, pembantumu, juga hartamu. Jangan pula mendoakan keburukan yang bisa jadi bertepatan dengan  saat di mana Allah mengabulkan doa kalian..." (HR. Abu Dawud)

_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 24 Februari 2014

Yang Ter dan Paling

Pakaian paling indah di dunia adalah
˚⌣˚ SENYUM ˚⌣˚

Kebiasaan paling merusak adalah
˚⌣˚ KUATIR ˚⌣˚

Sukacita terbesar adalah
˚⌣˚ MEMBERI ˚⌣˚

Kepribadian terburuk adalah
˚⌣˚ EGOIS ˚⌣˚

Manusia paling berbahaya adalah
˚⌣˚ TUKANG GOSIP ˚⌣˚

Komputer paling hebat di dunia adalah
˚⌣˚ PIKIRAN MANUSIA ˚⌣˚

Senjata paling berbahaya adalah
˚⌣˚ LIDAH ˚⌣˚

Kekayaan terbesar adalah
˚⌣˚ KEBIJAKSANAAN ˚⌣˚

Harta terbaik adalah
˚⌣˚ KEJUJURAN ˚⌣˚

Senjata terkuat adalah
˚⌣˚ KESABARAN ˚⌣˚

Dua kata paling penuh kekuatan adalah
˚⌣˚ SAYA BISA ˚⌣˚

Aset terbesar adalah
˚⌣˚ IMAN ˚⌣˚

Alat komunikasi paling hebat adalah
˚⌣˚ DOA ˚⌣˚

_____
(surat elektronik | anonim) 

Kamis, 20 Februari 2014

CINTA dan KASIH


Suatu hari Kasih dan Cinta berjalan di tepi tebing.

Tiba-tiba Cinta terjatuh... Mau tahu kenapa?
Karena Cinta itu buta.

Kemudian Kasih ikut terjun ke jurang... Mengapa demikian?
Karena Kasih itu rela berkorban.

Namun sampai di dasar jurang, Cinta marah pada Kasih. Mengapa ikut?

Mau tahu Cinta bilang apa?
Cinta tak selamanya bersama!

Namun biar dimarahi Kasih tetap tersenyum, karena apa?
Kasih itu panjang sabar......

Kasih juga tak membalas kejahatan dengan kejahatan, karena apa?
Kasih itu murah hati tidak mementingkan diri sendiri.

Lebih baik kita punya Kasih lebih di atas Cinta.

_____
(surat elektronik | anonim) 

Minggu, 02 Februari 2014

Memberi

Jangan pernah takut untuk memberi, karena memberi adalah langkah pertama untuk bisa menerima.

"Sayangnya banyak orang selalu berpikir yang sebaliknya...  Menerima dahulu, baru memberi."

Ini yang membuat kita tidak mengalami kemajuan dalam hidup ini.

Mana ada petani yang bisa menuai jika mereka tidak pernah menabur sebelumnya?

Selama ada kesempatan, jadilah orang yang murah hati.

Berikanlah kebaikan...
Berikanlah perhatian...
Beri dan beri...

Jangan hanya mau memberi jika ada keuntungan saja.

Ingatlah bahwa hidup ini seperti Gema.

Apa yang kita keluarkan akan kembali kepada kita.

Apa yang kita berikan akan kita dapatkan kembali bahkan berkali-kali lipat dari apa yang telah kita berikan.

Mari selalu melakukan kebaikan.

Jauhkan Rasa Iri hati.
Taburlah benih yang baik, tentu kita akan menuai kebaikan pula...

_____
(surat elektronik | anonim)

Minggu, 26 Januari 2014

Pernikahan


Pernikahan adalah tempat di mana kita dituntut menjadi dewasa dan salah satu tanda dewasa adalah SIAP memikul tanggung jawab.

Pernikahan bukan masalah feeling suka tidak suka, tapi tentang komitmen.

Masalah dalam pernikahan biasanya karena kita tidak memahami perbedaan pria dan wanita.

Jangan tuntut pasangan untuk berubah, kitalah yang harus berubah lebih dahulu. Ingat better me sama dengan  better we.

Tiga kesalahan umum yang sering dilakukan suami:
  1. Tidak perhatikan perasaan istri;  lelaki lebih pakai logika, wanita pakai feeling.
  2. Lebih fokus memikirkan solusi daripada mendengar;   wanita biasanya ingin didengarkan, dia ingin suami merasakan apa yang dia rasakan.
  3. Seringkali setelah bicara, suami pergi tanpa beri kepastian/jawaban.

Tiga kesalahan umum yang sering dilakukan istri:
  1. Memberi petunjuk tanpa diminta;  mungkin bagi istri menunjukkan perhatian, tapi bagi suami merasa dikontrol.
  2. Mengeluhkan suami di hadapan orang lain.
  3. Mencoba membenarkan pada saat suami melakukan kesalahan. (Istri merasa lebih benar)

Selama berumah tangga, miliki komitmen di bawah ini.
  1. Komitmen untuk tetap berpacaran.
  2. Komitmen memiliki sexual intimacy regularly.
  3. Komitmen untuk saling membantu (jangan mengeritik pasangan).
  4. Komitmen untuk  punya romantic get away (liburan berdua)
  5. Komitmen berkomunikasi dengan  jelas (saling cerita, terbuka, jangan biasakan bilang tidak ada apa-apa bila ada apa-apa, pasangan kita bukan dukun)
  6. Komitmen untuk bicara hal yang baik tentang pasangan (puji pasangan)
  7. Komitmen untuk jadi pribadi yang lebih sehat dari sebelumnya. (fisik yang sehat adalah kado buat pasangan)
  8. Komitmen untuk mudah mengampuni pasangan.
  9. Komitmen untuk bergandengan  dan berpelukan.
  10. Komitmen untuk hidup dalam kebenaran.
_____
(surat elektronik | anonim)

Minggu, 19 Januari 2014

Mengucap Syukur

Sebuah Renungan

Ada seorang dermawan dari ketinggian gedung multi-lantai, ia tak henti-hentinya menebar lembar-lembar pecahan uang: 5 ribu rupiah, 10 ribu rupiah, 20 ribu rupiah, 50 ribu rupiah, dan 100 ribu rupiah.

Di bawah gedung berkerumun banyak orang, tapi tak seorang pun yang ingin "Cari Tahu" dari mana "Sumber Uang"  yang dijatuhkan...mereka hanya sibuk saling berebut memunguti uang yang berserakan.

Satu saat, sang dermawan ganti  menebar kerikil-kerikil kecil; ada yang kena di kepala mereka, maka menengadahlah mereka ke atas...berusaha untuk "Cari Tahu" Sumber kerikil-kerikil dijatuhkan.

Itulah sifat kebanyakan manusia, saat Berkat datang semua sibuk tanpa peduli siapa yang memberi dan sedikit sekali yang mampu Mengucap Syukur, namun saat masalah yang datang maka semua akan spontan Mencari Sumbernya.

Karena itu mari. kita selalu Mengucap Syukur kepada Tuhan, dalam segala hal, jangan hanya pada saat kita diberkati saja, namun pada saat kita mengalami masalah dan tekanan kita harus tetap Mengucap Syukur pada Tuhan...

GBU all  O:)

_____
(surat elektronik | anonim)

Minggu, 12 Januari 2014

Kebiasaan dan Latihan

Suatu hari rakyat bersorak-sorai menyaksikan kehebatan keahlian memanah seorang panglima yang luar biasa. 100 kali anak panah dilepas, 100 anak panah tepat mengenai sasaran. Di antara kata-kata pujian yang diucapkan oleh banyak orang, tiba-tiba seorang tua penjual minyak menyeletuk, "Panglima memang pemanah hebat! Tetapi, itu hanya keahlian yang diperoleh dari kebiasaan yang terlatih."

Panglima dan seluruh yang hadir memandang dengan  tercengang dan bertanya-tanya, apa maksud perkataan orang tua penjual minyak itu. Tukang minyak menjawab, "Tunggu sebentar!" Sambil beranjak dari tempatnya, dia mengambil sebuah koin Tiongkok kuno yang berlubang di tengahnya.

Koin itu diletakkan di atas mulut botol guci minyak yang kosong. dengan  penuh keyakinan, si penjual minyak mengambil gayung penuh berisi minyak, dan kemudian menuangkan dari atas melalui lubang kecil di tengah koin tadi sampai botol guci terisi penuh. Hebatnya, tidak ada setetes pun minyak yang mengenai permukaan koin tersebut.

Panglima dan rakyat tercengang. Mereka bersorak-sorai menyaksikan demonstrasi keahlian si penjual minyak. dengan  penuh kerendahan hati dan hormat, tukang minyak di hadapan panglima sambil mengucapkan kalimat bijaknya, "Itu hanya keahlian yang diperoleh dari kebiasaan yang terlatih! Kebiasaan yang diulang terus menerus akan melahirkan keahlian."

Dalam kisah ini kita dapat belajar bahwa betapa luar biasanya kekuatan KEBIASAAN. Habit is a Power!

Hasil dari kebiasaan yang terlatih dapat membuat sesuatu yang sulit menjadi mudah dan apa yang tidak mungkin menjadi mungkin. Demikian pula, untuk memperoleh kesuksesan dalam kehidupan, kita membutuhkan karakter sukses. Dan karakter sukses itu hanya bisa dibentuk melalui kebiasaan-kebiasaan seperti: berpikir positif, antusias, optimis, disiplin, integritas, tanggung jawab, dan terlebih lagi: keintiman kita dengan  Tuhan setiap saat…

Keunggulan terjadi berkat sebuah kebiasaan dan disiplin kegigihan.

_____
(surat elektronik | anonim)

Minggu, 05 Januari 2014

Tuntunan dalam Pernikahan

Perihal yang merusak pernikahan

Suami:
  1. Suami tidak berfungsi menjadi pemimpin dengan baik akibatnya saling melukai.
  2. Suami gagal menjadikan Istri nomor satu dalam hidupnya.
  3. Suami membandingkan Istri dengan wanita lain.
  4. Suami kurang disiplin mengontrol emosi dan kebiasaan buruk.
  5. Suami gagal memuji hal-hal kecil dari Istri.
  6. Suami menolak pendapat Istri.
  7. Suami tidak pernah minta maaf.

Istri:
  1. Istri tidak menghargai Suami sebagai otoritas.
  2. Istri gagal menundukkan diri kepada Suami.
  3. Istri gagal menampilkan kecakapan manusia batiniah.
  4. Istri gagal menunjukkan rasa syukur kepada Suami.


‎Kebutuhan seorang Suami:
  1. Seks.
  2. Istri sebagai sahabat.
  3. Rumah yang rapi.
  4. Istri yang menarik
  5. Saling menghargai + menghormati...
  6. Sayang kepada keluarga

Kebutuhan seorang Istri:
  1. Kasih dan penghargaan.
  2. Diajak bicara.
  3. Jujur dan terbuka.
  4. Kesederhanaan.
  5. Komitmen terhadap keluarga..


‎Ingat!!!
Kepala keluarga yang berhasil dalam keluarga maka keberhasilan yang lain akan mengikuti, kepala keluarga yang gagal dalam keluarga maka kegagalan lain akan mengikuti.

Kebahagiaan perkawinan membutuhkan perjuangan yang tidak kenal lelah, dan membutuhkan  kehadiran dan pertolongan Allah.

Berbahagialah mereka yang benar-benar menikmati hidup rumah tangga yang rukun dan damai, meski pun itu harus diperoleh dengan cucuran air mata.

Belaian tangan suami adalah emas bagi istri.
Senyum manis sang istri adalah permata bagi suami.
Kesetiaan suami adalah mahkota bagi istri.
Keceriaan istri adalah sabuk di pinggang suami.

Perbaikilah apa yang bisa diperbaiki sekarang sebelum terlambat.

Cintailah pasangan yang telah TUHAN pilih untukmu!
TUHAN akan memberkahi pernikahanmu...

Bagi yang belum menikah, ini bisa menjadi bekal kelak bila Anda menghadapi hidup pernikahan.

Remember:
Jangan pernah mengucap kata CERAI. Apa yang sudah disatukan Tuhan tidak boleh dicerai-beraikan oleh manusia...

Silakan share pesan ini untuk memulihkan relasi pasangan suami-istri  :)

_____
(surat elektronik | anonim)