Senin, 28 Juli 2014

Jangan Kesedihan Berulang pada Masalah yang Sama


Seorang pria bijak memasuki sebuah cafe dan menceritakan sebuah lelucon... semua orang dalam cafe itu tertawa.

Beberapa saat kemudian pria itu mengulangi leluconnya, namun kali ini hanya beberapa orang saja yang tertawa.

5 menit kemudian pria itu kembali menceritakan lelucon yang sama, dan ternyata tak ada yang tertawa.

Pria ini pun tersenyum lebar, sambil berkata: "Bila kamu tidak bisa tertawa berulang-ulang pada lelucon yang sama, lalu mengapa kamu terus menangis, dan bersedih berulang-ulang pada masalah yang sama?"

Kesusahan kemarin ini cukuplah untuk kemarin ......

"Masalah, kesusahan, adalah tanda bahwa Tuhan sedang memperhatikan kita dan membimbing kita untuk menjadi pribadi yang lebih Baik, lebih Dewasa, Kuat, dan lebih Bijak dalam Hidup".

Hadapi Hidup dengan  Kepala Tegak, tatap masa depan dan Terus Melangkahlah hingga sampai pada Tujuan yang Sejati.

Be strong and stronger!!
Semoga bermanfaat..
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 21 Juli 2014

Renungan Buat Para Orang Tua

Sebagai orang tua mungkin kita sering marah~marah, sering dibuatnya kesal karena anak-anak rewel, bikin rumah berantakan, berkelahi dengan  adik/kakak.

Kita mungkin juga sering kehilangan kesabaran karena anak-anak makannya lelet dan air tumpah ke mana-mana. Atau kita juga mungkin jadi naik pitam karena anak-anak disuruh mandi tak mau, disuruh belajar ogah-ogahan, disuruh beresin mainan malah kabur.

Tidak sekali mereka membuat kepala kita pusing karena berbagai macam ulah.
Kita mungkin juga sering kecapean karena baru pulang kerja mereka mengajak main, minta bikinin ini itu...

Tapi parents, semua itu tidak akan lama, karena anak-anak tak selamanya kecil...!!! Mereka tak selamanya menangis, mereka tak selamanya bermain, mereka tak selamanya membutuhkan kita.

Suatu saat mereka akan melepaskan tangannya saat kita genggam, menghapus pipinya saat kita cium, menghindar saat kita peluk.

Suatu saat mereka akan mandi sendiri, makan sendiri, tidur sendiri. Mungkin suatu saat "Teman" LEBIH PENTING bagi mereka dan saat itu pun kita hanya bisa merindukan

Nanti kita akan merindukan masa-masa sulit dahulu:
Rindu ingin ngelonin mereka, rindu ingin memeluknya, rindu mendengar celoteh panjang lebar nya.

Biarlah hari ini kita lelah, karena kelelahan bersama, kelucuan mereka itu lebih baik dari pada tak ada celotehan, tangisan, teriak-teriakan sama sekali di rumah kita.

Bersyukur dan bersabar adalah kuncinya.

Kelak DIA. Sang Pencipta akan menambahkan nikmat-Nya, dan memudahkan segala urusan kita.

Untuk itu, nikmatilah saat-saat INDAH bersama anak-anak kita selagi mereka masih tidak terlalu mementingkan arti SAHABAT daripada orangtuanya ({})

Sahabat-sahabatku semoga ini berarti buat Anda............

_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 15 Juli 2014

Berkah Tuhan

Seorang kakek mengalami gangguan saluran kencing yang membuat ia tidak bisa (maaf) buang air kecil. Ketika penyakitnya makin parah dan kesehatannya makin memburuk, ia terpaksa menjalani operasi. Operasi sukses dan si kakek kini sudah bisa buang air kecil lagi.

Menjelang pulang dari rumah sakit, dokter pun memberikan tagihan biaya operasinya.

Saat itu tiba-tiba sang kakek mulai menangis. Dokter pun bingung dan bertanya, "Kenapa menangis kek? Jika biayanya terlalu mahal, kita bisa coba minta keringanan lagi."

Kakek itu menjawab, "Tidak, saya tidak menangis untuk itu, saya hanya teringat betapa selama 70 tahun sebelum ini, Tuhan membolehkan saya buang air kecil TANPA mengirimkan saya tagihan apa pun."

Kita baru merasakan betapa ber-HARGA-nya Berkat Tuhan saat kita sudah kehilangan HAL tersebut.

Sebaliknya, kita memilih untuk lebih sering memikirkan apa yang TIDAK kita miliki, TANPA meng-HARGAI apa yang telah Tuhan berikan kepada kita.

Kita lebih suka menghitung MASALAH daripada menghitung BERKAT Tuhan yang sudah kita terima.

RENUNGKAN-lah, bukankah ada terlalu banyak hal berharga yang kita dapatkan secara GRATIS setiap harinya?
  • kesehatan,
  • keluarga,
  • pasangan hidup,
  • waktu,
  • kerukunan,
  • kegembiraan,
  • dan terutama Keselamatan yang kita dapat di dalam Tuhan. 

Semua itu adalah hal-hal yang sesungguhnya tidak dapat kita beli dengan  "uang", bahkan tidak bisa kita dapatkan meski sekeras apa pun usaha kita.

Itulah alasan mengapa kita harus selalu BERSYUKUR dalam SEGALA HAL kepada TUHAN, karena DIA sungguh teramat SANGAT BAIK kepada kita.

Kita bersyukur BUKAN SUPAYA kita. diberkati, melainkan karena kita SUDAH sangat diberkati oleh Tuhan... :) ({})

_____
(surat elektronik | anonim)

Jumat, 11 Juli 2014

Kenapa Aku Diuji?

KENAPA AKU DIUJI?

QURAN MENJAWAB:
Qs. Al-Ankabut 2-3: "Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: 'Kami telah beriman', sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta".


KENAPA AKU TAK MENDAPAT APA yang AKU INGINKAN?

QURAN MENJAWAB:
Qs. Al-Baqarah 216: "Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui".


KENAPA UJIAN SEBERAT INI?

QURAN MENJAWAB:
Qs. Al-Baqarah 286: "Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan  kesanggupannya".


KENAPA FRUSTASI?

QURAN MENJAWAB:
Qs. Al-Imran 139: "Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman".


BAGAIMANA AKU HARUS MENGHADAPINYA?

QURAN MENJAWAB:
Qs. Al-Baqarah 45: "Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan  jalan sabar dan mengerjakan salat; dan sesungguhnya salat itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk. Tiada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah semata".


APA YANG AKU DAPAT?

QURAN MENJAWAB:
Qs. At-Taubah 111: "Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri, harta mereka dengan  memberikan SURGA/Jannah untuk mereka".


KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?

QURAN MENJAWAB:
Qs. At-Taubah 129: "Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari-Nya. Hanya kepada-Nya aku bertawakal".


AKU TAK SANGGUP!!

QURAN MENJAWAB:
Qs. Yusuf 87:  "Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir..."

Semoga bermanfaat.

_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 01 Juli 2014

Puasa Itu...


Mungkin sudah banyak yang tahu akan aturan waktu berpuasa...yaitu dari terbitnya fajar sampai tenggelamnya matahari. Dilakukan dengan ekstra perjuangan.

Lalu bagaimana di negara lain yang menikmati puasa selama 20 jam (Finladia) atau juga Jerman yang magribnya jam 10 malam?

Itu karena matahari di sana tenggelam hanya sekitar empat jam, itulah makanya perlu ada ijma dan kias.

Terlepas dari itu kita hanya bisa mendoakan supaya umat muslim di sana bisa kuat menjalankan perintah-Nya dan kita di sini mesti bersyukur berada di daerah khatulistiwa yang semuanya saya kira normal...

Wallahua'lam bisshawaf.
Selamat berbuka puasa

_____
(surat elektronik | anonim)