Senin, 28 Januari 2013

Manusia Berusaha Tuhan yang Menentukan


Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini aku menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir.

Ada simulator, uji klaustrofobia, latihan ketangkasan, percobaan mabuk udara. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini?

Tuhan, biarlah diriku yang terpilih, begitu aku berdoa.

Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA memilih Christina McAufliffe. Aku kalah.

Impian hidupku hancur. Aku mengalami depresi. Rasa percaya diriku lenyap dan amarah menggantikan kebahagiaanku.

Aku mempertanyakan semuanya. Kenapa Tuhan? Kenapa bukan aku? Bagian diriku yang mana yang kurang? Mengapa aku diperlakukan kejam?

Aku berpaling pada ayahku. Katanya, “Semua terjadi karena suatu alasan.”

Selasa, 28 Januari 1986, aku berkumpul bersama teman-teman untuk melihat peluncuran Challanger.

Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, aku menantang impianku untuk terakhir kali. TUHAN, sebenarnya aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu.

Kenapa bukan aku?

73 detik kemudian, Tuhan menjawab semua pertanyaanku dan menghapus semua keraguanku saat Challanger meledak dan menewaskan semua penumpang.

Aku teringat kata-kata ayahku, ”SEMUA TERJADI KARENA SUATU ALASAN.”

Aku tidak terpilih dalam penerbangan itu, walaupun aku sangat menginginkannya karena TUHAN memiliki alasan lain untuk kehadiranku di bumi ini. Aku memiliki misi lain dalam hidup. Aku tidak kalah; aku seorang pemenang.

Aku menang karena aku telah kalah.

Aku, Frank Slazak, masih hidup untuk bersyukur pada Tuhan karena tidak semua doaku dikabulkan.

Memang TUHAN menghendaki BEGITU-lah yang terjadi, dan itulah rencana Tuhan untuk tiap-tiap ANAKNYA......, jadi JANGANLAH menyesali apa yang sudah terjadi dalam USAHA maksimal kita..., karena memang ITULAH yang TELAH DIKEHENDAKI OLEH TUHAN.

Jadi tidak PERLU DISESAL-kan, yang PENTING kita sudah  berusaha semaksimal mungkin untuk mengejar cita-cita kita......dan KITA berbuat baik dan PEDULI pada orang lain...

_____
(surat elektronik | anonim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar