Embun Pagi

Malaikat bijak datang kepada seorang manusia.

M: "Saudara, kenapa engkau tidak bahagia?"
H: "Saya merasa bingung mengapa saya miskin terus?"

M: "Miskin? Kamu bukannya kaya?"
H: "Bagaimana bisa Anda katakan kalau saya kaya? Dari mana Anda menilainya?"

M: "Kalau sekarang engkau kehilangan 1 jari tanganmu, aku beri 50 juta, apa kamu mau?"
H: "Hmm ... Enggak mau."

M: "Jikalau kamu kehilangan sebelah lenganmu, aku beri 500 juta, mau?"
H: "Hmm ... Enggak mau."

M: "Kalau sepasang matamu buta, aku beri 10 miliar, mau?"
H: "Enggak mau."

M: "Kalau aku jadikan engkau menjadi kakek berumur 80 tahun sakit-sakitan, aku beri 100 miliar, mau?"
H: "Enggak mau."

M: "Kalau sekarang engkau langsung meninggal, aku beri kamu 1 triliun, mau?"
H: "Enggak mau."

M: "Hahaha ... Berarti benar kan kalau kamu sudah memiliki kekayaan tak terhingga?
Di dalam hatimu, kenapa masih mengeluh miskin?"

Orang itu tiba-tiba speechless tanpa kata-kata dan tiba-tiba mengerti apa arti KEKAYAAN.

Karena HIDUP adalah WAKTU yang dipinjamkan.
dan HARTA adalah ANUGERAH yang dipercayakan ...
BERSYUKUR atas Napas yang masih kita miliki,
BERSYUKUR atas Tubuh yang masih kita miliki.
BERSYUKUR atas Kesehatan yang masih kita miliki,
BERSYUKUR atas Keluarga yang masih kita miliki,
BERSYUKUR atas Teman dan Sahabat yang masih kita miliki
BERSYUKUR atas Pekerjaan yang masih kita miliki

Mari kita sadari bahwa kita selalu DIBERI YANG TERBAIK...

πŸ™  _BERSYUKUR ... BERSYUKUR ... DAN BERSYUKUR_  πŸ™

._
@wa, 16022019

Posting Komentar

0 Komentar