KISAH LUCU dari TANAH PAPUA

Maaf kalau pernah tayang ...
Habis bagus sih ceritanya. ๐Ÿ™๐Ÿ˜

KISAH LUCU dari TANAH PAPUA

Konon, suatu ketika ada sebuah desa di pelosok Papua sana yang penghasilan utamanya adalah pisang. Banyak sekali pisang enak yang dihasilkan dari tanah subur di desa tersebut. Selain manis, besar-besar, dan konon khasiatnya sangat bagus untuk kesehatan.

Itulah mengapa, penduduk di sana banyak yang menggantungkan hidup dari hasil jualan pisang. Tetapi, karena daerahnya terpencil, mereka harus menjual pisang tersebut ke kota dan menempuh jarak 30 km-an. Dengan infrastruktur yang masih belum bagus, mereka harus jalan kaki, mengarungi sungai, dengan membawa satu dua tandan pisang per orang.

Sampai di pasar kota, pisang itu sudah langsung ada penadahnya. Laris manis. Uang pun didapat. Dan, masyarakat desa itu pun segera pulang ke kampungnya lagi. Namun sebelum pulang, ada satu tradisi mereka untuk membawa oleh-oleh ke rumah. Dan ... yang paling dinanti oleh keluarga mereka sebagai oleh-oleh biasanya adalah PISANG GORENG.

Ya ... jauh-jauh mereka ke kota, jualan pisang, untuk kemudian membeli oleh-oleh pisang goreng. Uang hasil jualan pisang sebagian besar dipakai untuk membeli pisang goreng.

Ada yang merasa aneh atau lucu dengan kisah tadi? Sebagian teman-teman saya tertawa mendengar kisah itu. Jauh-jauh ke kota jualan pisang kok bawanya oleh-oleh pisang juga? Kenapa tidak menggoreng sendiri? Aneka tanggapan muncul saat tahu kisah ini.

Tetapi ...

Sesaat kemudian, tawa itu berubah jadi hening, ketika saya mengatakan bahwa INILAH YANG TERJADI PADA SEBAGIAN BESAR ORANG INDONESIA!

Air diambil dari Indonesia, diolah jadi Aqua, dijual lagi ke kita, dan uangnya diambil Danone, perusahaan dari luar negeri.

Sepatu keren dibuat orang Indonesia, dibawa ke luar diberi cap Nike, dan dijual lagi ke Indonesia dengan harga berkali lipat, dan ada yang bangga memakainya.

Kopi-kopi terbaik di Indonesia, dibeli dan diolah Starbucks, dibeli dengan harga berkali lipat oleh orang Indonesia. Dan bangga nongkrong ngopi di sana.

Kisah di atas saya dapatkan dari teman-teman yang menginisiasi Gerakan Beli Indonesia

#BuyBackIndonesia.

Sebuah gerakan untuk mendukung dan bangga menggunakan produk Indonesia. Bahkan, meski lebih mahal dan kualitasnya belum sebagus produk asing, tetapi jika kita mau memakai dan membelinya, 250 juta penduduk Indonesia akan lebih sejahtera.

Produk sendiri, digunakan sendiri, ekonominya dinikmati masyarakat Indonesia.

Ayo kita wujudkan cita cita PROKLAMATOR kita yaitu BERDIKARI (berdiri di kaki kita sendiri )

Pakai Produk Sendiri Jika Kita Bisa Mandiri, bisa MENGEMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD

‘Indonesia Akan Mengatur Dunia’.

Kalau sependapat, silakan berbagi dengan teman/keluarga. Agar info ini sampai Ke Seluruh Komponen Bangsa Indonesia!

Jadi Terinspirasi oleh Kisah di Atas, kita bersama-sama meng-INDONESIAKAN INDONESIA!

AYO SEMANGAT ๐Ÿ‘๐Ÿ’ช๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
AKU BANGGA MENJADI ORANG INDONESIA.

._
@grupWA, 18072019

Posting Komentar

0 Komentar