Kamis, 27 Desember 2012

Mempertahankan Komitmen

Dibaca ya...bagus banget untuk improvement dan kebaikan diri kita...

SANGAT BERGUNA U/ PERTAHANKAN KOMITMEN :

Di saat kamu ingin melepaskan seseorang...ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya.
Di saat kamu mulai tidak mencintainya...ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya.
Di saat kamu mulai bosan dengannya...ingatlah selalu saat terindah bersamanya.
Di saat kamu ingin menduakannya...bayangkan jika dia selalu setia.

Saat kamu ingin membohonginya...ingatlah di saat dia jujur padamu.
Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu.
Jangan sampai di saat dia sudah tidak di sisimu.
Kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu.

Yang indah hanya sementara.
Yang abadi adalah kenangan.
Yang ikhlas hanya dari hati.
Yang tulus hanya dari sanubari.
Tidak mudah mencari yang hilang.
Tidak mudah mengejar impian.
Namun yang lebih susah mempertahankan yang ada.

Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga.

Ingatlah pada pepatah,
"Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini"

Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif...
Hidup bagaikan mimpi, seindah apa pun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas.
Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yang luar biasa, namun...

Ketika napas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi.
Sehelai benang pun tak bisa dimiliki.
Apalagi yang mau diperebutkan?
Apalagi yang mau disombongkan?

Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani.
Jangan terlalu perhitungan.
Jangan hanya mau menang sendiri.
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita.

Belajarlah tiada hari tanpa kasih.
Selalu berlapang-dada dan mengalah.
Hidup ceria, bebas leluasa...

Tak ada yang tak bisa diikhlaskan.
Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan.
Tak ada dendam yang tak bisa terhapus....

» Sebarkan agar banyak orang bertindak baik...selamat pagi...selamat beraktivitas... :)

_____
(surat elektronik | anonim) 

Jumat, 21 Desember 2012

Berpikir Positif


Ketika aku berpikir negatif pada seseorang.
Tanpa sadar, aku telah menghakimi orang itu.

Lebih mudah mana...!

Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di setiap jalanan, atau memakai sepatu agar kaki kita tidak terluka.

Lebih mungkin mana...!

Berusaha mensteril semua tempat agar tak ada kuman atau memperkuat daya tahan tubuh kita sendiri....

Lebih mudah mana.....!

Berusaha mencegah setiap mulut agar tak bicara sembarangan atau menjaga hati kita sendiri agar tak mudah tersinggung.

Lebih penting mana.....!

Berusaha menguasai orang lain atau belajar menguasai diri sendiri.

Yang penting bukan bagaimana orang harus baik padaku, melainkan bagaimana aku berusaha baik pada semua orang.

Bukan orang lain yang bikin aku bahagia, tapi sikapkulah yang menentukan, aku bahagia atau tidak.

Setiap waktu yang telah kita habiskan dalam hidup ini, tidak akan terulang kembali.

Namun ada satu hal yang masih tetap bisa kita lakukan, yaitu BELAJAR dari masa lalu untuk hari esok yang lebih baik.

Hidup adalah proses.
Hidup adalah belajar.
Tanpa ada batas umur.
Tanpa ada kata tua.

JATUH, berdiri lagi...
KALAH, mencoba lagi...
GAGAL, bangkit lagi....

Mati, ya Lahir lagi...

Selamat sore... :)
_____
(surat elektronik | anonim)

Jumat, 14 Desember 2012

Jengis Khan dan Burung Rajawalinya


Setelah lelah berperang, Jengis Khan, Raja Mongol yang termasyhur itu memutuskan untuk berburu ke hutan bersama pejabat kerajaannya.

Selain membawa anjing pemburu, raja juga membawa burung rajawalinya yang sudah terlatih untuk berburu dan dapat menuntun raja pulang ke istana bila mereka tersesat di tengah hutan.

Saat perjalanan pulang, raja kehausan.

Ia menemukan tetesan air bening di bebatuan.

Raja kemudian menampung tetesan air itu dalam sebuah gelas, dan ketika ia hendak minum tiba-tiba burung rajawalinya menukik dan memukul tangan raja sehingga air dalam gelas itu tumpah. Beberapa kali hal itu terulang kembali.

Hal ini membuat raja marah, maka ketika terakhir kali sang rajawali hendak menumpahkan air yang diminumnya, raja kemudian menebas leher rajawali dengan pedangnya sampai rajawali tergeletak di kakinya dan mati.

Rasa haus membuat raja ingin mendaki ke atas lagi untuk mencari sumber air dari bebatuan itu. Ketika sampai di sumber tetesan air itu yaitu sebuah telaga kecil, sang raja terkejut karena ia melihat seekor ular berbisa mati terganga di dalam telaga dengan bisanya yang mencemari air telaga itu.

Hati raja sesak mengingat kematian rajawali yang berusaha keras menyelamatkannya.

Raja menuruni bukit dan menggendong burung rajawalinya yang sudah mati, hati kecilnya menjerit, "Hari ini aku mendapat pelajaran yang menyedihkan, aku tidak akan melakukan sesuatu apa pun jika sedang marah!"
 
Berapa kali kita menyesal karena terburu-buru marah kepada anak, mama, papa, suami, istri atau sahabat kita atau pun orang lain? Emosi yang tak terkendali dapat menjadi pedang yang tajam dan melukai hati orang lain dan diri kita kasihi.

Mari kita olah diri kita agar lebih mampu menguasai tubuh, ucapan, dan pikiran kita agar dapat hidup lebih damai dengan diri dan orang lain dan jauh dari penyesalan dan bencana buatan diri sendiri.

Have a nice day Friends  ;)


_____
(surat elektronik | anonim)

Jumat, 07 Desember 2012

Kebaikan dan Keburukan

"Saat kita menanam padi, seringkali ada rumput yang ikut tumbuh. Tapi saat kita menanam rumput, tidak pernah tumbuh padi."

Saat kita melakukan kebaikan, kadang-kadang ada hal yang buruk pun turut menyertai. Namun saat kita melakukan keburukan, tidak ada kebaikan yang ikut bersamanya.

Maka, jangan bosan untuk berbuat baik, meski pun tidak sempurna.

Manusia sendiri, justru bisa menjadi lebih baik dan lebih baik lagi, karena memiliki kekurangan di samping kelebihannya, serta kelemahan di samping kekuatannya.

_____
(surat elektronik | anonim)