Bisakah Wakil Rakyat Mewakili Rakyat?

🇮🇩🇮🇩🇮🇩  

Patut Kita Pahami bahwa Demokrasi menjanjikan keterwakilan, tetapi bagaimana mungkin keterwakilan hadir jika pejabat hidup di dunia yang sama sekali berbeda dengan rakyat? Dengan gaji dan tunjangan ratusan juta, mereka hidup dalam kelimpahan yang membuat lapar, antrian, dan rasa cemas hanyalah teori di atas kertas.



Tan Malaka mengingatkan bahwa kepentingan rakyat tak akan pernah terwakili oleh mereka yang tidak hidup seperti rakyat. Inilah kontradiksi mendasar politik modern: penguasa bicara atas nama rakyat, tetapi tak pernah berjalan di jalan yang sama. Mereka berbicara tentang penderitaan dari podium yang tinggi, seolah-olah rasa sakit bisa dipahami hanya dengan mendengar laporan.

Selama jurang pengalaman ini dibiarkan, demokrasi hanyalah topeng oligarki. Dan di titik inilah kita patut merenung: mungkin keadilan tidak akan pernah lahir dari mereka yang hanya pandai berbicara, melainkan dari mereka yang berani merasakan .... 

Salam Bela Negara .... 👍🏾💪🇮🇩🤲 

Posting Komentar

0 Komentar