Kamis, 27 Desember 2012

Mempertahankan Komitmen

Dibaca ya...bagus banget untuk improvement dan kebaikan diri kita...

SANGAT BERGUNA U/ PERTAHANKAN KOMITMEN :

Di saat kamu ingin melepaskan seseorang...ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya.
Di saat kamu mulai tidak mencintainya...ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya.
Di saat kamu mulai bosan dengannya...ingatlah selalu saat terindah bersamanya.
Di saat kamu ingin menduakannya...bayangkan jika dia selalu setia.

Saat kamu ingin membohonginya...ingatlah di saat dia jujur padamu.
Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu.
Jangan sampai di saat dia sudah tidak di sisimu.
Kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu.

Yang indah hanya sementara.
Yang abadi adalah kenangan.
Yang ikhlas hanya dari hati.
Yang tulus hanya dari sanubari.
Tidak mudah mencari yang hilang.
Tidak mudah mengejar impian.
Namun yang lebih susah mempertahankan yang ada.

Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga.

Ingatlah pada pepatah,
"Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini"

Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif...
Hidup bagaikan mimpi, seindah apa pun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas.
Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yang luar biasa, namun...

Ketika napas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi.
Sehelai benang pun tak bisa dimiliki.
Apalagi yang mau diperebutkan?
Apalagi yang mau disombongkan?

Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani.
Jangan terlalu perhitungan.
Jangan hanya mau menang sendiri.
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita.

Belajarlah tiada hari tanpa kasih.
Selalu berlapang-dada dan mengalah.
Hidup ceria, bebas leluasa...

Tak ada yang tak bisa diikhlaskan.
Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan.
Tak ada dendam yang tak bisa terhapus....

» Sebarkan agar banyak orang bertindak baik...selamat pagi...selamat beraktivitas... :)

_____
(surat elektronik | anonim) 

Jumat, 21 Desember 2012

Berpikir Positif


Ketika aku berpikir negatif pada seseorang.
Tanpa sadar, aku telah menghakimi orang itu.

Lebih mudah mana...!

Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di setiap jalanan, atau memakai sepatu agar kaki kita tidak terluka.

Lebih mungkin mana...!

Berusaha mensteril semua tempat agar tak ada kuman atau memperkuat daya tahan tubuh kita sendiri....

Lebih mudah mana.....!

Berusaha mencegah setiap mulut agar tak bicara sembarangan atau menjaga hati kita sendiri agar tak mudah tersinggung.

Lebih penting mana.....!

Berusaha menguasai orang lain atau belajar menguasai diri sendiri.

Yang penting bukan bagaimana orang harus baik padaku, melainkan bagaimana aku berusaha baik pada semua orang.

Bukan orang lain yang bikin aku bahagia, tapi sikapkulah yang menentukan, aku bahagia atau tidak.

Setiap waktu yang telah kita habiskan dalam hidup ini, tidak akan terulang kembali.

Namun ada satu hal yang masih tetap bisa kita lakukan, yaitu BELAJAR dari masa lalu untuk hari esok yang lebih baik.

Hidup adalah proses.
Hidup adalah belajar.
Tanpa ada batas umur.
Tanpa ada kata tua.

JATUH, berdiri lagi...
KALAH, mencoba lagi...
GAGAL, bangkit lagi....

Mati, ya Lahir lagi...

Selamat sore... :)
_____
(surat elektronik | anonim)

Jumat, 14 Desember 2012

Jengis Khan dan Burung Rajawalinya


Setelah lelah berperang, Jengis Khan, Raja Mongol yang termasyhur itu memutuskan untuk berburu ke hutan bersama pejabat kerajaannya.

Selain membawa anjing pemburu, raja juga membawa burung rajawalinya yang sudah terlatih untuk berburu dan dapat menuntun raja pulang ke istana bila mereka tersesat di tengah hutan.

Saat perjalanan pulang, raja kehausan.

Ia menemukan tetesan air bening di bebatuan.

Raja kemudian menampung tetesan air itu dalam sebuah gelas, dan ketika ia hendak minum tiba-tiba burung rajawalinya menukik dan memukul tangan raja sehingga air dalam gelas itu tumpah. Beberapa kali hal itu terulang kembali.

Hal ini membuat raja marah, maka ketika terakhir kali sang rajawali hendak menumpahkan air yang diminumnya, raja kemudian menebas leher rajawali dengan pedangnya sampai rajawali tergeletak di kakinya dan mati.

Rasa haus membuat raja ingin mendaki ke atas lagi untuk mencari sumber air dari bebatuan itu. Ketika sampai di sumber tetesan air itu yaitu sebuah telaga kecil, sang raja terkejut karena ia melihat seekor ular berbisa mati terganga di dalam telaga dengan bisanya yang mencemari air telaga itu.

Hati raja sesak mengingat kematian rajawali yang berusaha keras menyelamatkannya.

Raja menuruni bukit dan menggendong burung rajawalinya yang sudah mati, hati kecilnya menjerit, "Hari ini aku mendapat pelajaran yang menyedihkan, aku tidak akan melakukan sesuatu apa pun jika sedang marah!"
 
Berapa kali kita menyesal karena terburu-buru marah kepada anak, mama, papa, suami, istri atau sahabat kita atau pun orang lain? Emosi yang tak terkendali dapat menjadi pedang yang tajam dan melukai hati orang lain dan diri kita kasihi.

Mari kita olah diri kita agar lebih mampu menguasai tubuh, ucapan, dan pikiran kita agar dapat hidup lebih damai dengan diri dan orang lain dan jauh dari penyesalan dan bencana buatan diri sendiri.

Have a nice day Friends  ;)


_____
(surat elektronik | anonim)

Jumat, 07 Desember 2012

Kebaikan dan Keburukan

"Saat kita menanam padi, seringkali ada rumput yang ikut tumbuh. Tapi saat kita menanam rumput, tidak pernah tumbuh padi."

Saat kita melakukan kebaikan, kadang-kadang ada hal yang buruk pun turut menyertai. Namun saat kita melakukan keburukan, tidak ada kebaikan yang ikut bersamanya.

Maka, jangan bosan untuk berbuat baik, meski pun tidak sempurna.

Manusia sendiri, justru bisa menjadi lebih baik dan lebih baik lagi, karena memiliki kekurangan di samping kelebihannya, serta kelemahan di samping kekuatannya.

_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 26 November 2012

Hidup Tak Selalu Mulus

Hidup Tak Selamanya Berjalan Mulus...
  • Butuh Batu Kerikil supaya kita ber-Hati-Hati
  • Butuh Semak Berduri supaya kita Waspada
  • Butuh Persimpangan supaya kita Bijaksana dalam memilih
  • Butuh Petunjuk Jalan supaya kita  punya Harapan tentang arah masa depan.
  • Butuh Masalah supaya kita tahu kita  punya Kekuatan
  • Butuh Pengorbanan supaya kita tahu cara Bekerja Keras
  • Butuh Air Mata supaya kita tahu me-Rendahkan Hati
  • Butuh di-Cela supaya kita tahu bagaimana Cara Menghargai
  • Butuh Tertawa supaya kita tahu Mengucap Syukur
  • Butuh Senyum supaya kita tahu kita  punya Cinta
  • Butuh Orang Lain supaya kita tahu kita Tak Sendiri...
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 19 November 2012

Belajar dari Rajawali

Rajawali merupakan jenis unggas yang memunyai umur paling panjang di dunia, dapat mencapai 70 tahun.

Tapi untuk mencapai umur itu seekor Rajawali harus membuat keputusan besar pada umurnya yang ke-40 tahun.

Saat umur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruh menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dada. Sayapnya menjadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal, sehingga menyulitkan saat terbang.

Saat itu, ia hanya memunyai 2 pilihan, menunggu kematian atau menjalani proses transformasi yang menyakitkan selama 150 hari.

Saat melakukan transformasi itu, ia harus berusaha keras terbang ke atas  puncak gunung untuk kemudian membuat sarang di tepi jurang, berhenti dan tinggal di sana selama proses berlangsung.

Pertama, ia harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari  mulutnya, kemudian menunggu tumbuhnya paruh baru.

Dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar yang baru sudah tumbuh, ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu.

Suatu proses yang panjang dan menyakitkan.

5 bulan kemudian, bulu-bulu yang baru, tumbuh sempurna. Ia mulai dapat terbang kembali.

Dengan paruh dan cakar baru, ia mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energi…!

Dalam kehidupan, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang BESAR untuk memulai sesuatu proses PEMBARUAN.

Berani membuang kebiasaan-kebiasaan lama yang mengikat dan melekat kuat, meski pun itu adalah sesuatu yang menyenangkan dan membuat kita terlena.

Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama, membuka diri untuk belajar hal-hal baru, kita memunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam, mengasah keahlian kita sepenuhnya dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan.

Tantangan terbesar untuk berubah ada di dalam Diri Sendiri.

_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 12 November 2012

Tuhan Itu Pemulung

Renungan Indah tentang siapakah Tuhan itu?

Suatu ketika seorang guru bertanya kepada murid-muridnya tentang siapa itu Tuhan?

Ketika guru bertanya kepada Steven, menjawablah ia bahwa Tuhan itu adalah hakim yang mengadili orang jahat, karena bapaknya Steven seorang hakim.

Lalu guru bertanya kepada Albert, siapakah Tuhan? Jawab Albert, Tuhan adalah dokter yang bisa menyembuhkan segala penyakit, karena bapaknya Albert adalah seorang dokter.

Selanjutnya guru bertanya kepada Michael, siapa Tuhan? Michael berkata bahwa Tuhan adalah yang bisa memberikan segalanya ketika kita meminta kepada-NYA. Bapaknya Michael adalah konglomerat yang selalu menuruti keinginan anaknya.

Semua anak ditanya dan jawabnya adalah perspektif mereka terhadap pekerjaan bapaknya di dunia.

Tibalah giliran Sarjo yang akan ditanya oleh guru. Guru tahu bahwa Sarjo tidak semapan teman-temannya yang hidupnya berkecukupan.

Kepala Sarjo menunduk ke bawah, tidak berani menatap gurunya.

Sang guru lalu bertanya kepada Sarjo, siapakah Tuhan itu?  Dengan suara lemah Sarjo menjawab bahwa Tuhan itu adalah seorang "Pemulung".

Tiba-tiba kelas menjadi gaduh dengan jawaban Sarjo...
Bagaimana bisa Tuhan itu "Pemulung"???

Lalu guru pun bertanya, kenapa Sarjo bilang kalau Tuhan itu "Pemulung"?

Lalu Sarjo menjawab dengan menengadahkan mukanya, Sarjo berkata bahwa seorang pemulung mengambil barang yang tidak berguna dan mengumpulkannya, membersihkannya sehingga menjadi berguna.

Bapak saya juga memungut saya dari jalanan dan membawa pulang saya ke rumahnya, saya diasuhnya, disekolahkan, dididiknya sehingga menjadi berguna. Jika bapak saya tidak mengambil saya, entah jadi apa nasib saya sekarang di jalan.

Demikianlah Tuhan menjadi seorang "Pemulung" yang mengambil yang tidak berguna menjadi berguna.

Semua kelas terdiam dan tanpa terasa sang guru meneteskan airmata. Lalu dipeluknya Sarjo dengan erat sambil menangis terharu...

Begitu juga Tuhan mengambil kita dari yang sangat kotor, Dia membuat kita "bersih", supaya kita juga memunyai "Hati" untuk memungut "sesama" kita.

_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 05 November 2012

Mengapa orang menikah?

Mengapa orang menikah?
Karena mereka jatuh cinta.
Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia?
Apakah karena jatuh cinta?

Bukan.

Tapi karena mereka terus bangun cinta.
Jatuh cinta itu gampang, 10 menit juga bisa.
Tapi bangun cinta itu susah sekali, perlu waktu seumur hidup.

Mengapa jatuh cinta gampang?
Karena saat itu kita buta, bisu dan tuli terhadap keburukan pasangan kita.

Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yang bisa ditutupi lagi. Dengan interaksi 24 jam per hari 7 hari dalam seminggu, semua belang tersingkap.

Di sini letak perbedaan jatuh cinta dan bangun cinta.

Jatuh cinta dalam keadaan menyukai. Namun bangun cinta diperlukan dalam keadaan jengkel.

Dalam keadaan jengkel, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk iktikad baik memahami konflik dan bersama-sama mencari solusi yang dapat diterima semua pihak.

Cinta yang dewasa tak menyimpan uneg-uneg, walau ada beberapa hal peka untuk bisa diungkapkan, seperti masalah keuangan, orang tua dan keluarga, atau masalah seks.

Namun sepeka apa pun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut.

Syarat untuk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan.

Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai.
Jika dibiarkan berlarut, mereka bisa saling memusuhi dan rumah tangga sudah berubah bukan surga lagi tapi neraka.

Apakah kondisi ini bisa diperbaiki?

Tentu saja bisa, saat masing-masing mengingat komitmen awal mereka dahulu, apakah dahulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup?

Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan??

Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta.

Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah, dan bertanggung jawab.

Mau  punya teman hidup? Jatuh cintalah. Tetapi sesudah itu bangunlah cinta :)

Selamat Pagi Cinta...

_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 29 Oktober 2012

Memory, Hope, and Always Seeking

We can not change the past, we just keep a ‎good memory and a quired wisdom from the mistakes we have made.

We can not predict the future. We just hope and pray for the best and what is right and believed that it will be.

We live a day at a time, enjoying the present. And always seeking to become a more loving and better person.
_____
(surat elektronik | anonim)

Minggu, 21 Oktober 2012

Perempuan dan Laki-Laki

Bismillahir-Rahmanir-Rahim

PEREMPUAN adalah…

  1. Orang yang akan mendampingimu seumur hidup.
  2. Orang yang akan melahirkan anak-anakmu...walau dengan penuh rasa sakit.
  3. Orang yang merawatmu sampai tua.
  4. Orang yang akan merawatmu pada saat kau sakit.
  5. Orang yang akan selalu mendukung walau kau gagal berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus kali.
  6. Orang yang memberikan hidupnya untukmu. Bahkan ia membuang egonya demi bersamamu. Bahkan saat kau menyakitinya, ia tetap berada di sampingmu..

Sedangkan LAKI-LAKI adalah…

  1. Orang yang akan menjagamu seumur hidupmu.
  2. Orang yang berkorban untukmu.
  3. Orang yang menafkahimu.
  4. Orang yang merawatmu pada saat kau sakit.
  5. Orang yang memelukmu pada saat kau sedih.
  6. Orang yang ingin membuatmu bahagia.

Mereka sama berharganya, hanya saja mereka mempunyai perbedaan-perbedaan yang kadang membuat mereka menyakiti satu sama lain, dan itu hanya dapat diatasi dengan pengertian dari kedua belah pihak.

Hidup itu singkat...terlalu singkat untuk berbagai pertengkaran. Mengapa tidak kau bahagiakan saja pasanganmu, dan mengisi hari-hari kalian dengan penuh cinta, dan membuat pasanganmu tersenyum lebih lebar setiap harinya?


Pasangan terbaik itu seperti SEPASANG SEPATU:
  1. Bentuknya tak persis sama namun SERASI.
  2. Saat berjalan tak pernah kompak tapi TUJUANNYA SAMA.
  3. Tak pernah bisa ganti posisi, namun SALING MELENGKAPI.
  4. Selalu SEDERAJAT tak ada yang lebih rendah atau tinggi.
  5. Bila yang satu HILANG yang lain TAK MEMILIKI ARTI.
_____
(surat elektronik | anonim)

Minggu, 14 Oktober 2012

Orang Baik

Orang baik adalah ia yang tulus ikhlas dalam membantu dan ia tidak peduli apakah kebaikannya diingat atau dilupakan, dibalas atau tidak, dianggap atau tidak, dan sebagainya karena ia tak akan goyah ketika dipuji maupun dicela.
_____
(surat elektronik | anonim)

Selasa, 02 Oktober 2012

Hukuman Karena Ketidakarifan


Di Tiongkok pernah hidup Confucius, “Guru“ yang sangat dihormati karena tegas dan jujur.

Suatu hari, 2 murid menghadap “Guru". Mereka bertengkar hebat nyaris beradu fisik. Keduanya berdebat tentang hitungan 3 x 7.

Murid pandai mengatakan hasilnya 21, murid bodoh bersikukuh mengatakan hasilnya 27.

Murid bodoh menantang murid pandai untuk meminta "Guru“ sebagai jurinya untuk mengetahui siapa yang benar di antara mereka, sambil si bodoh mengatakan:

"Jika saya yang benar 3 x 7 = 27 maka engkau harus mau dicambuk 10 kali oleh “Guru", tetapi jika kamu yang benar ( 3 x 7 = 21 ) maka saya bersedia untuk memenggal kepala saya sendiri ha ha ha ......" demikian si bodoh menantang dengan sangat yakin akan pendapatnya.

"Katakan Guru, mana yang benar?" tanya murid bodoh. Ternyata Guru memvonis cambuk 10x bagi murid yang pandai (orang yang menjawab 21).

Si murid pandai protes.

Sang Guru menjawab, "Hukuman ini bukan untuk hasil hitunganmu, tapi untuk ketidakarifanmu yang mau-maunya berdebat dengan orang bodoh yang tidak tahu kalau 3 x 7 adalah 21."

Guru melanjutkan: "lebih baik melihatmu dicambuk dan menjadi Arif daripada Guru harus melihat 1 nyawa terbuang sia-sia."

Pesan Moral,

Jika kita sibuk memperdebatkan sesuatu yang tak berguna, berarti kita juga sama salahnya atau bahkan lebih salah daripada orang yang memulai perdebatan. Sebab dengan sadar kita membuang waktu energi untuk hal yang tidak perlu.

Bukankah kita sering mengalaminya?

Bisa terjadi dengan pasangan hidup, tetangga, kolega.

Berdebat atau bertengkar untuk hal yang tidak ada gunanya, hanya akan menguras energi percuma.

Ada saatnya kita diam untuk menghindari perdebatan atau pertengkaran yang sia-sia.

Teruskanlah renungan ini dengan penuh kasih, semoga bermanfaat.

_____
(surat elektronik | anonim)

Sabtu, 15 September 2012

8 Filsafat Kehidupan


Dari Chinese Book of Wisdom...

(Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡)‎​ʃ --  Hujan deras adalah tantangan. Jangan minta agar hujan dikecilkan, tapi mintalah payung yang lebih besar

(Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡)‎​ʃ --  Waktu banjir, ikan makan semut dan waktu banjir surut, semut yang makan ikan semua orang ada giliran/waktunya;  jangan sombong.

(Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡)‎​ʃ --  Hidup bukanlah peduli dipermulaan saja, tapi seberapa besar kepedulian kita sampai akhir.

(Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡)‎​ʃ --  Orang sering "melempar batu" di jalan kita. Tergantung kita mau membuat batu itu jadi "Tembok atau Jembatan".

(Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡)‎​ʃ --  Setiap masalah  punya (n+1) sejumlah solusi, di mana "n" adalah banyaknya solusi-solusi yang telah Anda coba, dan 1 adalah yang belum Anda coba. Coba terus sampai BISA ya...!

(Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡)‎​ʃ --  Tidaklah penting untuk  punya semua 'kartu bagus' dalam 'games' kehidupan, yang penting adalah seberapa bagus Anda memainkannya.

(Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡)‎​ʃ --  Seringkali saat kita putus asa dan mengira ini adalah akhir... Tenanglah dahulu..., itu baru belokan, bukan jalan buntu. Milikilah iman yang teguh dan kuat.

(Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡)‎​ʃ --  Jadilah giat untuk mendapatkan apa yang Anda cita-citakan dan jadilah seperti anak-anak untuk menikmati yang telah Anda dapatkan.

Enjoy your life...!! Keep fighting.
_____
(surat elektronik | anonim)

Sabtu, 08 September 2012

Beda Intonasi Bisa Beda Persepsi

Alkisah, pada suatu hari di sebuah desa kecil, seorang tukang kayu menerima sepucuk surat.

Karena buta huruf, maka dengan tergesa-gesa ia mendatangi seorang penjual daging kenalannya, yang  punya watak keras, untuk minta tolong membacakan surat.

"Ini surat dari putramu!" seru si tukang daging.

"Begini katanya: Ayah, aku sakit dan tidak  punya uang sesen pun. Tolong kirimkan aku sejumlah uang sesegera mungkin. Putramu."

Demikianlah, surat itu dibacakan dengan suara yang keras dan nada yang kasar oleh si tukang daging.

Seketika si tukang kayu menjadi marah.

Ia berkata, "Dasar anak tak tahu diri! Memangnya dia siapa, bisa memerintah aku, ayahnya? Jangan kira aku akan mengirim dia sesen  pun!"

Dalam kemarahannya, ia kembali ke rumah. Tapi di perjalanan, ia bertemu sahabatnya, seorang penjahit yang bersuara lembut. Maka, ia  pun bercerita tentang surat yang tadi.

"Coba kau lihat sendiri surat putraku ini!" katanya.

Si penjahit lalu membaca surat itu dengan suaranya yang lembut, tenang, dan jelas.

Tiba-tiba surat itu bermakna sangat lain. Tukang kayu itu  pun menjadi sedih.

"Oh anakku yang malang!" katanya dengan cemas. "Ia pasti sangat menderita, lebih baik aku mengiriminya uang sekarang juga."

Netter yang bijaksana...

Pesan sangat tergantung pada cara penyampaiannya. Seringkali, konflik yang terjadi antara pasangan, sahabat, teman kuliah, atau rekan kerja, muncul bukan karena ada masalah besar dan rumit yang tidak bisa dipecahkan. Namun karena kita tidak dapat mengatur cara menyampaikan suatu hal.

Perlu diperhatikan:

misalnya saat kita kurang setuju dengan pendapat seseorang, sebaiknya sampaikan dengan sabar, ramah, dan jelas. Maka yang mendengarnya akan lebih mudah menerima/mencerna dan pertentangan lebih bisa dihindari.

Mari, belajar untuk bersikap lebih baik lagi dalam "membungkus" pesan yang ingin kita sampaikan.

_____
(surat elektronik | anonim)

Jumat, 31 Agustus 2012

10 Sikap Hidup Bahagia


1. Lepaskanlah Rasa Khawatir dan Ketakutan.
Ketakutan dan kekhawatiran hanyalah imajinasi pikiran akan suatu kejadian di masa depan yang belum tentu terjadi, kebanyakan hal-hal yang Anda khawatirkan dan takutkan tak pernah terjadi!
It's all only in your mind.

2. Buanglah Dendam.
Dendam dan Amarah yang disimpan hanya akan menyedot energi diri Anda dan hanya mendatangkan KELELAHAN JIWA, BUANGLAH!!

3. Berhentilah Mengeluh.
Mengeluh berarti selalu tak menerima apa yang ada saat ini, secara tak sadar Anda membawa-bawa beban negatif.

4. Bila Ada Masalah, Selesaikan Satu Persatu.
Hanya inilah cara menangani setiap persoalan satu demi satu.

5. Tidurlah dengan Nyenyak.
Semua masalah tak perlu dibawa tidur. Hal tersebut buruk dan tak sehat, biasakanlah tidur dengan nyaman.

6. Jauhi Urusan Orang Lain.
Biarkan masalah orang lain menjadi urusan mereka sendiri. Mereka memiliki cara sendiri untuk menangani setiap masalahnya.

7. Hiduplah pada Saat ini, Bukan Masa Lalu.
Nikmati masa lalu sebagai kenangan, jangan tergantung padanya. Konsentrasilah hidupmu pada kejadian saat ini, karena apa yang Anda miliki adalah saat ini, bukan kemarin, bukan besok.
"Be totally present"

8. Jadilah Pendengar yang Baik.
Saat menjadi pendengar, Anda belajar dan mendapatkan ide-ide baru berbeda dari orang lain.

9. Berpikirlah Positif.
Rasa frustrasi datang dari pikiran negatif. Kembalilah berpikir positif. Bertemanlah dengan orang-orang yang berpikiran positif dan terlibatlah dengan kegiatan-kegiatan positif.

10. Bersyukurlah.
Bersyukurlah atas hal-hal kecil yang akan membawa Anda pada hal-hal besar. Sekecil apa pun karunia yang Anda terima, akan menghasilkan hal-hal besar dan selalu membawa Anda kepada Kebahagiaan saat Anda bersyukur.

_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 20 Agustus 2012

Doa

Doa menjadi kunci pembuka di pagi hari
dan gembok pelindung di malam hari.

Doa memberi kekuatan kepada orang lemah,
membuat orang tidak percaya menjadi percaya,
dan memberi keberanian kepada orang yang takut.

Jika kita berdoa pada saat kesulitan,
doa itu akan meringankan kesulitan kita.

Jika kita berdoa pada saat gembira,
doa itu akan melipat gandakan kegembiraan kita.

Sudahkah Anda mengawali hari dengan doa?

Selamat pagi, selamat beraktivitas. :)

_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 13 Agustus 2012

12 Arti Hidup


Hidup adalah anugerah, terimalah ......

Hidup adalah tantangan, hadapilah ......

Hidup adalah penderitaan, atasilah ......

Hidup adalah pertandingan, menangkanlah ......

Hidup adalah kewajiban, lakukanlah ......

Hidup adalah kesukaan, nikmatilah ......

Hidup adalah lagu, nyanyikanlah ......

Hidup adalah janji, penuhilah ......

Hidup adalah teka-teki, pecahkanlah ......

Hidup adalah kasih, bagikanlah ......

Hidup adalah kesempatan, gunakanlah ......

Hidup adalah keindahan, syukurilah ......

_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 06 Agustus 2012

Tenzing Norgay

(Dengan sengaja saya memilih judul demikian bukan Sir Edmund Hillary).

Setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay (pemandu/sherpa) kembali dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Sir Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang mewawancarai Tenzing Norgay, berikut cuplikannya.


Reporter: "Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia?"

Tenzing Norgay: "Sangat senang sekali"

Reporter: "Anda kan seorang Sherpa (pemandu) bagi Edmund Hillary, tentunya posisi Anda berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda yang menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount Everest?"

Tenzing Norgay: "Ya, benar sekali. Pada saat tinggal satu langkah mencapai puncak, saya persilahkan dia (Edmund Hillary) untuk menjejakkan kakinya dan menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia".

Reporter: "Mengapa Anda lakukan itu?"

Tenzing Norgay: "Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary, bukan impian saya. Impian saya hanyalah berhasil membantu dan mengantarkan dia meraih IMPIAN-nya."


Di sekitar kita, banyak sekali orang seperti Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay.

Pepatah mengatakan, "Bila Anda hendak jadi pahlawan, harus ada yang bertepuk tangan di pinggir jalan."

Di dunia ini, tidak semua manusia berkeinginan dan memiliki impian seperti Sir Edmund Hillary, menjadi pahlawan.

Mereka ini cukup berbahagia dengan memberikan pelayanan dengan membantu orang lain mencapai impiannya.

Mereka merasa cukup menjadi "orang-orang yang bertepuk tangan saja di pinggir jalan".

Kadang, orang-orang seperti ini diperlakukan ibarat "telor mata sapi". Yang punya telur si Ayam, yang tersohor malah Sapi.

Sudahkah Anda menghargai, menghormati dan mengangkat orang-orang seperti Tenzing Norgay dalam tim Anda?

Mungkin Tenzing Norgay kita adalah suami kita, istri kita, anak-anak kita. Merekalah orang-orang yang patut kita hargai, karena mereka, kita mencapai IMPIAN kita.

_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 30 Juli 2012

Cerita di Balik Jendela

Di sebuah kamar rumah sakit, hanya ada 2 ranjang.

Di ranjang yang satu dekat dengan jendela dan yang satu lagi jauh dari jendela.

Setiap harinya gadis yang terbujur lemah yang berada di ranjang dekat jendela menceritakan apa yang dia lihat ke pemuda yang terbaring di ranjang satunya lagi.

"Apa yang kamu lihat hari ini?" kata pemuda itu.

Gadis itu menjawab, "Di luar ada anak-anak kecil berlari riang sedang main dengan anjing kesayangannya. Ada gemerlap lampu-lampu taman yang indah. Ada pasangan pemuda gagah dan pasangannya sedang berbaring santai di taman, mereka lagi piknik. Dan banyak sekali angsa-angsa lewat di kolam." Dengan riangnya gadis itu bercerita.

Hari ke hari pemuda itu bertanya ke gadis itu dan gadis itu terus menceritakan apa yang dia lihat di luar jendela.

Dan akhirnya pada suatu malam, gadis itu sesak napas, pemuda itu sebenarnya bisa saja membantu gadis itu dengan memencet bel agar suster datang, tapi dia biarkan saja.

Dalam hatinya, "Ini kesempatanku untuk bisa pindah ke ranjang sebelah dekat jendela jika gadis itu mati, jadi aku  bisa melihat pemandangan luar."

Esok harinya gadis itu mati dan pemuda itu berkata ke suster dengan riangnya, "Aku mau pindah ke ranjang dekat jendela."

Tetapi begitu dia melongok ke jendela, apa yang dia lihat? Ternyata hanya "dinding".

Apa makna cerita ini......?

Terkadang kita suka merasa diri tak bahagia dan selalu melihat kebahagiaan orang lain. Suka berandai-andai. Andai aku punya suami/istri sebaik dia. Andai aku bisa sekaya dia...andai aku punya penghasilan seperti dia, jabatan seperti dia. Andai dan andai..selalu memikirkan apa yang orang lain miliki. Tetapi kenyataannya setiap orang punya kesusahannya sendiri-sendiri.

Orang yang bahagia adalah orang yang selalu melihat hidup ini indah, berpikir positif walaupun cuma tembok di depan mata, yang melihat hidup dari "visi"-nya, dan selalu bersuka cita di dalam menjalani  kehidupan.

Bersyukurlah telah diberi berkat  kehidupan oleh-Nya.

_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 23 Juli 2012

Belajar Makna Hidup

Renungan Hidup

1. Aku pernah sangat KAGUM pada manusia cerdas, manusia yang kaya sekali, manusia yang berhasil dalam karir hidup dan hebat dunianya.
☆ Sekarang aku memilih mengganti kriteria kekagumanku, aku kagum dengan manusia yang hebat di mata Allah. Manusia yang sanggup taat dan bertakwa kepada Allah, sekali pun kadang penampilannya begitu bersahaja.

2. Dahulu aku memilih MARAH karena merasa harga diriku dijatuhkan, ketika orang lain berlaku zalim kepadaku atau menggunjingku, menyakitiku dengan kalimat-kalimat sindiran.
☆ Sekarang aku memilih BERSYUKUR dan berterima kasih, karena ku yakin ada transfer pahala dari mereka, ketika aku mampu memaafkan dan bersabar.

3. Aku dahulu memilih, MENGEJAR dunia dan menumpuknya sebisaku, ternyata aku sadari kebutuhanku hanya makan dan minum untuk hari ini dan bagaimana cara membuangnya dari perutku.
☆ Sekarang aku memilih BERSYUKUR dengan apa yang ada dan memilih bagaimana aku bisa mengisi waktuku hari ini, dengan penuh makna dan bermanfaat untuk sesama.

4. Aku dahulu berpikir bahwa aku bisa MEMBAHAGIAKAN orangtuaku, saudara, dan teman-temanku nanti kalau aku berhasil dengan duniaku, dengan uangku, dengan Karir dan Jabatanku.
☆ Tapi sekarang aku memilih membuat mereka bahagia sekarang dengan apa yang ada padaku...dengan sikap, tingkah laku, dan sapaku.

5. Dahulu aku memilih untuk membuat RENCANA-RENCANA dahsyat untuk duniaku, ternyata aku menjumpai teman dan saudara-saudaraku begitu cepat menghadap kepada-Nya. Tak ada yang bisa menjamin aku besok bertemu matahari. Tak ada yang bisa memberikan garansi aku masih bisa menghirup napas keesokan hari.
☆ Sekarang aku memilih memasukkan dalam rencana-rencana besarku, yang paling utama adalah agar aku selalu SIAP menghadap kepada-NYA hari esok atau lusa atau kapan saja.

Semoga saja kita  bisa belajar dan belajar makna hidup ini.

_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 16 Juli 2012

Cari Tahu Lebih Banyak


Cerita ini diadopsi dan dimodifikasi dari Buku Stephen R. Covey, 'Seven Habits of Highly Effective People'.

Dalam suatu perjalanan, kereta api memperlambat lajunya dan berhenti di suatu stasiun.

Naiklah seorang ibu dengan 2 anaknya yang masih kecil-kecil ke dalam salah satu gerbong.

Penumpang sudah cukup padat.

Beruntung sang ibu dan kedua anaknya bisa mendapatkan tempat duduk.

Awalnya kedua anak kecil itu duduk tenang. Tak lama kemudian, mereka mulai berlarian sambil berteriak-teriak. Mereka juga naik ke tempat duduk, menarik bacaan para penumpang. Keduanya membuat suasana jadi gaduh dan tidak nyaman.

Setelah cukup lama menahan diri, seorang bapak yang duduk di sebelah sang ibu menegur, "Kenapa Anda membiarkan saja kedua anak Anda membuat ribut dan mengganggu seisi gerbong?"

Seakan baru tersadar, sang ibu menjawab perlahan, "Saya masih bingung bagaimana menjelaskan kepada mereka begitu kami sampai di RS untuk menjemput jenazah ayahnya."

Ternyata sang ibu mendapat pemberitahuan bahwa suaminya sudah menjadi jasad di RS karena meninggal dalam kecelakaan.

Dia sekarang dalam perjalanan dengan anak-anaknya ke RS.

Seketika si bapak yang bertanya terdiam.

Segera dari mulut ke kuping tersebar informasi tersebut dan semua penumpang yang tadinya merasa terganggu, berganti iba dan simpati.

Alih-alih marah kepada anak-anak yang gaduh dan ibunya yang terlihat cuek, sebagian penumpang malah mulai ikut bermain dan bercanda dengan kedua anak itu.

Setelah mengetahui lengkap/persis apa yang terjadi, reaksi penumpang berbalik 180 derajat.

Demikianlah dalam kehidupan.

Mengetahui lengkap dibanding hanya sebagian, sangat mungkin membuat perbedaan respons seseorang terhadap suatu masalah/kejadian.

Pelajaran hari ini:

Di saat Anda mau marah, jika memungkinkan, cobalah tahan sejenak dan cari tahu lebih banyak.

Dengan tambahan informasi, mungkin kemarahan Anda jadi batal sehingga tidak muncul penyesalan kemudian...

:-)
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 09 Juli 2012

Sangat Berguna untuk Pertahankan Komitmen


Di saat kamu ingin melepaskan seseorang...ingatlah pada saat kamu ingin mendapatkannya
Di saat kamu mulai tidak mencintainya...ingatlah saat pertama kamu jatuh cinta padanya
Di saat kamu mulai bosan dengannya...ingatlah selalu saat terindah bersamanya
Di saat kamu ingin menduakannya...bayangkan jika dia selalu setia
Saat kamu ingin membohonginya...ingatlah di saat dia jujur padamu
Maka kamu akan merasakan arti dia untukmu

Jangan sampai di saat dia sudah tidak di sisimu,
Kamu baru menyadari semua arti dirinya untukmu

Yang indah hanya sementara
Yang abadi adalah kenangan
Yang ikhlas hanya dari hati
Yang tulus hanya dari sanubari
Tidak mudah mencari yang hilang
Tidak mudah mengejar impian
Namun yang lebih susah mempertahankan yang ada

Karena walaupun tergenggam bisa terlepas juga

Ingatlah pada pepatah, "Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini"
Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif....
Hidup bagaikan mimpi, seindah apa pun, begitu bangun semuanya sirna tak berbekas
Rumah mewah bagai istana, harta benda yang tak terhitung, kedudukan, dan jabatan yang luar biasa, namun...

Ketika napas terakhir tiba, sebatang jarum pun tak bisa dibawa pergi
Sehelai benang pun tak bisa dimiliki
Apalagi yang mau diperebutkan
Apalagi yang mau disombongkan

Maka jalanilah hidup ini dengan keinsafan nurani
Jangan terlalu perhitungan
Jangan hanya mau menang sendiri
Jangan suka sakiti sesama apalagi terhadap mereka yang berjasa bagi kita

Belajarlah tiada hari tanpa kasih
Selalu berlapang dada dan mengalah
Hidup ceria, bebas leluasa...

Tak ada yang tak bisa diikhlaskan...
Tak ada sakit hati yang tak bisa dimaafkan
Tak ada dendam yang tak bisa terhapus...

Sebarkan agar banyak orang bertindak baik...doing good things
_____
(surat elektronik | anonim) 

Jumat, 15 Juni 2012

Suaramu Adalah Jarakmu

Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya:

"Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?"

Seorang murid setelah berpikir cukup lama menjawab:

"Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu berteriak."

"Tapi..." sang guru balik bertanya, "Lawan bicaranya justru berada di sampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?"

Hampir semua murid memberikan alasan, namun tak satu pun jawaban yang memuaskan.

Sang guru lalu berkata:

"Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara kedua hati mereka menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harus berteriak. Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."

Sang guru masih melanjutkan:

"Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apa pun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Mengapa demikian?"

"Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Pada akhirnya sepatah kata pun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan."

"Ketika kamu sedang dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak. Lebih lagi hendaknya kamu tidak mengucapkan kata yang mendatangkan jarak di antara kamu. Mungkin di saat seperti itu, sikap sabar dan tidak mengucapkan kata-kata merupakan cara yang bijaksana karena waktu akan membantumu.

_____
(surat elektronik | anonim) 

Jumat, 08 Juni 2012

10 Kepribadian Luar Biasa

  1. Ketulusan: Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak dibodohi atau dibohongi.
  2. Kerendahan hati: Kerendahan hati mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Orang yang rendah hati akan bisa mengakui dan menghargai orang lain.
  3. Kesetiaan: Kesetiaan sudah menjadi barang langka dan sangat mahal harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan bisa diandalkan. Ia selalu bisa menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
  4. Berpikiran positif: Orang yang berpikiran positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kaca mata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun.
  5. Keceriaan: Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Ia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
  6. Bertanggung jawab: Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh. Jika ia melakukan kesalahan, ia berani mengakuinya.
  7. Percaya diri: Percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain.
  8. Kebesaran jiwa: Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak akan membiarkan
  9. Easy going: Orang yang memiliki sifat easy going akan menjalani hidupnya dengan ringan. Dia tidak suka mem-"besar"-kan masalah, bahkan ia berusaha mengecilkan masalah besar.
  10. Bijaksana: Bijaksana adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang bijaksana bukan saja bisa menjadi pendengar yang baik, tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. 

Hidup bukanlah tentang pemenang atau pecundang.
Hidup adalah tentang menjadi diri Anda dan memberikan apa yang terbaik dalam diri Anda.

_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 28 Mei 2012

Don't Judge A Book by Its Cover

Semoga kisah di bawah ini bisa menginspirasi kita semua untuk berbuat yang terbaik.

Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston - USA, dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor pimpinan Harvard University. 

Sang istri menjelaskan, anaknya pernah kuliah di Universitas Harvard tahun pertama, dan dia sangat menyukai Harvard dan bahagia di sini, tapi setahun yang lalu dia meninggal karena kecelakaan. Dia ingin mendirikan peringatan untuknya di sini, dia memohon dengan mata mengharap persetujuan.

Sang pimpinan Harvard tak tersentuh, wajahnya bahkan memerah, dia tampak terkejut.

"Nyonya", katanya dengan kasar, "Kita tidak bisa mendirikan tugu untuk setiap orang yang masuk Harvard dan meninggal, kalau kita lakukan itu, tempat ini sudah akan seperti kuburan."

"Oh, bukan", sang wanita ini menjelaskan dengan cepat, "Kami tidak ingin mendirikan tugu peringatan, kami ingin memberikan sebuah gedung untuk Harvard."

Sang pimpinan Harvard memutar matanya, dia menatap sekilas pada baju pudar dan pakaian usang yang mereka kenakan dan berteriak, "Sebuah gedung! Apakah kalian tahu berapa harga sebuah gedung? Kami memiliki lebih dari 7,5 juta dolar untuk bangunan fisik Harvard."

Untuk beberapa saat sang wanita ini diam.

Sang pimpinan Harvard merasa senang dan lega, mungkin dia bisa bebas dari mereka sekarang.

Sang wanita menoleh pada suaminya dan berkata pelan, "Kalau hanya sebesar itu biaya untuk memulai sebuah Universitas, mengapa tidak kita buat sendiri saja?"

Suaminya mengangguk, wajah sang pimpinan Harvard menampakkan kebingungan.

Mr. dan Mrs. Leland Stanford bangkit dan berjalan pergi, melakukan perjalanan ke Palo Alto, California, di sana mereka mendirikan sebuah universitas yang menyandang nama mereka, sebuah peringatan untuk seorang anak yang tidak lagi dipedulikan oleh Harvard.

Universitas tersebut adalah Stanford University, salah satu universitas favorit kelas atas di AS.

_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 21 Mei 2012

Kebohongan Mama

Mama dalam hidupnya membuat 6 kebohongan.

Saat makan, jika makanan kurang, ia akan memberikan makanan itu kepada anaknya dan berkata, "Cepatlah makan, Mama tidak lapar."

Waktu makan, ia selalu menyisihkan ikan dan daging untuk anaknya dan berkata, "Mama tidak suka ikan, makanlah, nak..."

Tengah malam saat melihat dia sedang menjahit pakaian untuk mencari penghasilan buat keluarga, Ia berkata, "Cepatlah tidur, Mama masih belum ngantuk..."

Saat anak-anak sudah tamat dan bekerja di kota besar, mengirimkan uang untuk Mama. Ia juga berkata, "Mama masih punya uang."

Saat anak-anak sudah sukses, menjemput mamanya untuk tinggal di kota besar, Ia lantas berkata, "Rumah tua kita sangat nyaman, Mama tidak terbiasa tinggal di sana."

Saat menjelang tua, mama sakit keras, hanya bisa beristirahat, anak-anaknya akan menangis, tapi Mama masih bisa tersenyum sambil berkata, "Jangan menangis, Mama tidak sakit." Ini adalah kebohongan terakhir yang dibuat Mama.

Tidak peduli seberapa kaya kita, seberapa dewasanya kita, Mama selalu menganggap kita anak kecil, mengkhawatirkan diri kita tapi tidak pernah membiarkan kita mengkhawatirkan dirinya.

Semoga semua anak-anak di dunia ini bisa menghargai setiap kebohongan Mama, setiap saat juga mensyukuri kebesaran seorang Mama.
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 14 Mei 2012

Kesempatan Hidup Hanya Sekali

Tuhan memberimu kesempatan untuk memiliki, menjaga, menerima, dan mencintai.

Kesempatan yang diterima bukan datang dua kali dalam hidup ini.

Ketika Tuhan menunjukmu untuk menerima takdirnya, maka terimalah dan jadilah yang terbaik.

Sesuatu yang terkadang kau miliki dan mencintaimu justru terkadang menjadi sesuatu yang kau sia-siakan.

Seseorang yang berkorban untukmu...
Mencintaimu...
Dan merelakan segalanya untukmu...

Justru terkadang menjadi seseorang yang "tidak ada apa-apanya" di matamu.

Terkadang kita hanya melihat seseorang dari kekurangan dan KESALAHAN-nya.

Tapi apakah pernah kau sadari bahwa dirimu juga memiliki kekurangan?

Apakah pernah kau berkaca diri dan belajar, bahwa dirimu harus menerima orang lain dan menghargai orang lain seperti yang kau harapkan, yaitu dihargai pula oleh orang lain?

_____
(surat elektronik | anonim) 

Senin, 07 Mei 2012

Kata-Kata Motivasi

7 Desember 1998 di bagian utara Armenia, terjadi gempa 6,9 SR yang menghancurkan sebuah gedung sekolah.

Terlihat seorang Bapak berlari ke sekolah tersebut. Sambil berlari, ia terus ingat pada kata-kata yang sering ia ucapkan kepada anaknya itu, "Hai anakku, apa pun yang terjadi, papa akan selalu bersamamu!"

Sesampainya di tempat, yang ia dapati hanya sebuah bukit tumpukan batu, kayu, dan semen sisa dari gedung yang hancur total!

Pertama ia hanya berdiri saja di sana sambil menahan tangis.

Ia pergi ke bagian sekolah yang diyakini ruang kelas anaknya. Ia mulai menggali dan mengangkat batu-batu.

Ada yang menegurnya, "Pak, itu tak ada gunanya lagi. Mereka semua pasti sudah mati."

"Kamu bisa berdiri saja di sana atau bantu saya!" katanya.

Beberapa orang ikut bantu, beberapa jam kemudian mereka capek dan menyerah.

Sebaliknya, ia terus menggali. 2, 5, 10, 13, 18 jam telah berlalu. Tiba-tiba ia mendengar suara. Dia berteriak, "Armando!" dan terdengar suara kecil, "Papa!" Kemudian terdengar suara anak-anak lainnya.

Ditemukan 14 anak yang masih hidup!

Setelah selamat, Armando ikut bantu dan semua teman-temannya selamat. Ia berkata pada teman-temannya, "Lihat, aku sudah bilang kan bahwa papaku pasti akan datang untuk menyelamatkan kita!"

Kata-kata motivasi dan harapan akan buat seseorang jadi kuat, optimis, penuh harapan, dan menuntun pada kesuksesan.

 ~(ˆ▽ˆ)~ ~(ˆ▽ˆ)~
_____
(surat elektronik | anonim) 

Senin, 30 April 2012

Aborsi

Hi Mommy!

Aku memang hanya 3/4 inci saja panjangnya,
Tapi aku sudah punya seluruh organ tubuh.
Aku suka suaramu.
Setiap kali aku mendengarnya, aku pasti menggoyangkan tangan dan kakiku.
Suara detak jantungmu adalah lagu kesukaanku.

Month Two.

Mommy,
Hari ini aku belajar menghisap jariku
Bila kamu bisa melihatku
Ibu pasti tau kalau aku adalah bayimu.
Aku memang belum cukup besar untuk hidup di luar.
Betapa nyaman dan hangat di dalam sini, ibu.

Month Three.

Tahukah kamu ibu?
Aku anak perempuan atau laki-laki?
Aku harap ibu bahagia karenanya.
Aku selalu berharap ibu selalu bahagia.
Karena bila kamu sedih, aku pun ikut sedih.
Dan aku pun ikut menangis walaupun ibu tidak bisa mendengarnya.

Month Four.

Mommy,
Rambuntuku mulai tumbuh.
Memang masih pendek dan halus tapi akan tumbuh banyak sekali.
Aku telah berlatih lama sekali.
Sehingga aku bisa menengok, melipat, dan merenggangkan kaki dan tangan-tanganku.
Aku menjadi ahli dalam hal-hal itu.

Month Five.

Kamu pergi ke dokter hari ini.
Tapi Mom, dia bohong kepadamu.
Dia bilang kalau aku tak ada.
TAPI AKU ADA!!!!!
MOM, DENGARLAH AKU, AKU BAYIMU.
Mommy, apa itu ABORSI???

Month Six.

Aku bisa mendengar dokter itu lagi.
Aku tidak suka dia.
Dia sangat tidak berperasaan.
Sesuatu datang mengancam rumahku.
Dokter-dokter itu bilang itu jarum.

Mommy
apa itu?
TOLONG, AKU TERBAKAR!
TOLONG HENTIKAN DIA!
AKU TIDAK BiSA MELAWANNYA!
MOMMY! TOLOOOOOOOOOOOONG!!!

Month Seven.

Mommy,
Aku baik-baik saja.
Aku sudah bersama TUHAN.
DIA MEMEGANG TANGANKU.
Dan Dia telah memberitahuku apa itu aborsi
Mengapa kamu tidak menginginkanku, Mommy????

Every abortion is just...

Satu jantung LAGI yang berhenti berdetak.
Dua mata yang tidak dapat LAGI melihat dunia.
Dua tangan LAGI yang tidak akan pernah memegang.
Dua kaki LAGI yang tidak akan pernah bisa berlari dan berjalan.
Satu mulut LAGI yang tidak akan pernah bisa berbicara.

Bila kalian menentang ABORSI, please forward this to everyone
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 16 April 2012

Sahabat

Lupa agama? Ooops... Neraka!
Lupa orang tua? Itu... Durhaka!
Lupa sesama? Aah... Biasa!

Tapi lupa sama kamu? Eehm... Mana bisa!

Butuh 1 menit 'tuk membenci seseorang.
Butuh 1 detik 'tuk menyakiti seseorang.
Tapi butuh seumur hidup 'tuk mencari seseorang teman sejati.

Berapa lama kita akan berteman?

Coba aku pikir...

Selama bintang bersinar di langit?
Sampai lautan kehabisan air?
Sampai akhir usia?

Aku tidak berharap 'tuk jadi seseorang terpenting dalam hidupmu,

Aku cuma berharap suatu hari nanti kalau kamu dengar namaku, kamu akan tersenyum dan bilang:

"Dia itu SAHABAT BAIKKU".
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 09 April 2012

Datang atau Tidak?

Seorang hartawan akan melangsungkan pesta pernikahan bagi anaknya.

Ia mempunyai seorang famili miskin yang tidak ingin diundangnya, karena ia tahu famili itu tidak mungkin mampu memberi sumbangan.

Namun demi menghargai adat istiadat, ia tetap harus mengundang famili miskin itu.

Hartawan itu mengirimkan kartu undangan dengan menambahkan dua kalimat di atasnya:
  • Jika kamu datang, berarti kamu rakus
  • Jika kamu tidak datang, berarti kamu pelit

Hartawan itu tertawa dalam hati, hm, coba lihat kamu datang tidak, demikian ia membatin.

Pada hari H-nya, sang hartawan melihat familinya itu datang menghadiri pesta pernikahan anaknya.

Setelah mengucapkan selamat dan menyodorkan sebuah amplop merah (angpau/hongbao) pada sang hartawan empunya hajat, famili miskin itu berlenggang kangkung duduk dan menyantap makanan lezat yang tersaji.

Sang hartawan membuka angpau yang diterimanya, di dalamnya hanya terlihat satu lembar uang RMB 1 dolar (sekitar Rp1.350,00) dengan selembar kertas bertuliskan:
  • Jika kamu terima, berarti kamu tamak
  • Jika kamu tolak, berarti kamu menghina

Hebat! Hebat!

Kita harus belajar banyak dari famili miskin itu.

Jangan cepat mengumbar amarah menghadapi setiap perlakuan tidak menyenangkan yang kita hadapi. Terima dengan sabar dan bereaksi dengan bijaksana.

Disadur dari artikel Mandarin "Xian Bing Xian" ;)
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 02 April 2012

Rahasia Menjadi Kaya

  1. Kalau bisa memilih maka pilihlah Papa dan Mama yang kaya raya agar Anda dapatkan warisan yang banyak alias jadi kaya tanpa kerja keras, karena kita kan tak bisa memilih mau jadi anak siapa jadi lihatlah jurus nomor 2.
  2. Pilihlah Pasangan Anak Tunggal dari orang yang super kaya. Kalau terlambat atau ternyata tidak dapat, maka lihat nomor 3.
  3. Pasang Lotre atau Toto. karena di sini sudah tak ada lotre, atau pun ternyata tak dapat-dapat. Terpaksa pakai jurus nomor 4.
  4. Makan Hati Macan dan Rampok Bank yang banyak duitnya atau Korupsi Milyaran seperti yang lagi nge-trend belakangan ini. Tapi kalau pakai jurus yang ini tidak berani karena anda termasuk yang jujur dan masih punya nurani. Maka gagal lagi jadi terpaksa pakai jurus nomor 5.
  5. Belajarlah yang rajin, Kerja keras, cari duit Halal. Kalau sudah kerja 20 tahun, masih tidak kaya raya dan cuma berhasil masuk kelas menengah, maka terpaksa pakai jurus terakhir, jurus pamungkas, jurus sakti dari mahaguru, jurus nomor 6.
  6. Belajar Menjadi Kaya, Belajar Merasa Kaya, mensyukuri apa yang kita terima setiap hari, berterima kasih bahwa kita sudah punya yang kita punya sampai hari ini, kurangi keterikatan akan lingkaran setan bernama Duit, menjaga dan mensyukuri kesehatan kita! Maka niscaya kita akan merasa sudah menjadi Kaya Raya.

KAYA BATINIAH! Bebas dari Rasa Khawatir dan Takut Dirampok.
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 26 Maret 2012

Toko Istri

Sebuah toko yang menjual "istri", dibuka, di mana pria dapat memilih wanita untuk dijadikan istri.

Di antara instruksi-instruksi yang ada di pintu masuk, terdapat instruksi yang menunjukkan bagaimana aturan main untuk masuk toko itu: "Kamu hanya dapat mengunjungi toko ini SATU KALI!"

Toko tersebut terdiri dari 6 lantai, setiap lantai akan menunjukkan kelompok calon istri.

Semakin tinggi lantainya, semakin tinggi pula nilai wanitanya. Kamu dapat memilih wanita di lantai tertentu, atau lebih memilih ke lantai berikutnya, tapi dengan syarat tidak bisa turun lagi ke lantai sebelumnya kecuali untuk keluar dari toko.

Lalu, seorang pria pun pergi ke "TOKO ISTRI" itu untuk mencari istri.

Di setiap lantai terdapat tulisan seperti ini:

Lantai 1:
"Wanita di lantai ini taat pada Tuhan dan pandai memasak."
Pria itu tersenyum, kemudian dia naik ke lantai selanjutnya.

Lantai 2:
"Wanita di lantai ini taat pada Tuhan, pandai memasak dan lemah lembut."
Kembali pria itu naik ke lantai selanjutnya.

Lantai 3:

"Wanita di lantai ini taat pada Tuhan, pandai memasak, lemah lembut dan cantik."
''Wow!'', ujar sang pria, tapi pikirannya masih penasaran dan terus naik.

Lalu sampailah pria itu di lantai 4 dan terdapat tulisan:
"Wanita di lantai ini taat pada Tuhan, pandai memasak, lemah lembut, cantik banget dan sayang anak."
''Ya ampun!'' Dia berseru, ''Aku hampir tak percaya!''

Dia tapi melanjutkan ke lantai 5:
"Wanita di lantai ini taat pada Tuhan, pandai memasak, lemah lembut, cantik banget, sayang anak dan seksi."

Dia tergoda untuk berhenti tapi kemudian dia melangkah ke lantai 6 dan terdapat tulisan:
"Anda adalah pengunjung yang ke 4.363.012.000. Tidak ada wanita di lantai ini. Lantai ini hanya semata-mata pembuktian untuk pria yang tidak pernah puas."

Terima kasih telah berbelanja di "TOKO ISTRI". Mohon hati-hati ketika keluar dari sini.


Pesan moral ini bukan cuma untuk pria tapi juga wanita:

"Tetaplah selalu merasa puas akan pasangan yang sudah Tuhan beri. Jangan terus mencari yang terbaik, tapi jadikanlah yang baik yang ada dari yang sudah Tuhan sediakan, itulah pasangan yang terbaik bagi kamu seumur hidupmu hingga maut memisahkan... :)

Senin, 19 Maret 2012

Kerang Penghasil Mutiara

Waktu kerang mencari makan, ia akan membuka cangkang penutup badannya. Buka, tutup, buka, tutup, dan seterusnya.

Suatu hari di saat cangkang seekor kerang muda terbuka, sebutir pasir masuk ke dalam cangkang kerang itu.

Sang kerang muda pun menangis sambil memanggil-manggil ibunya, "Bu sakit, bu... Ada pasir masuk ke dalam tubuhku."

Sang ibu menjawab, "Sabar ya nak, jangan pedulikan sakit itu, bila perlu berikanlah kebaikan pada sang pasir yang menyakitimu itu."

Kerang muda pun menuruti nasihat ibunya.

Ia menangis, tapi air matanya ia gunakan untuk membungkus pasir yang masuk ke dalam tubuhnya.

Hal itu terus-menerus dia lakukan. Dengan baluran air mata itu, rasa sakitnya pun berangsur berkurang bahkan hilang sama sekali.

Beberapa saat kemudian, kerang-kerang itu dipanen. Kerang yang ada pasirnya dipisahkan dari kerang yang tidak ada pasirnya.

Kerang tidak berpasir dijual secara obral di pinggir jalan menjadi 'kerang rebus'. Sedangkan kerang yang berpasir dijual ratusan bahkan ribuan kali lipat lebih mahal.

Mengapa begitu kawan?

Karena butiran pasir berbalut air mata yang ada di dalam kerang itu telah berubah menjadi Inti sebuah Mutiara.

Sama dengan kita, bila dalam hidup ini kita tidak pernah ditempa oleh kesulitan maka kita tidak akan punya nilai tinggi dan akan bernasib seperti kerang rebus yang dijual secara obral di pinggir jalan.

Sebaliknya kalau kita mampu menghadapi tiap kesulitan bahkan mampu memberi manfaat kepada orang lain ketika kita mendapat kesulitan, kita akan menjadi kerang Mutiara yang sangat dibutuhkan orang dan apa yang kita hasilkan juga dipakai oleh orang-orang terhormat.


HIDUP ADALAH PILIHAN..

Anda boleh memilih menjadi kerang rebus atau Mutiara.
Atau hanya sebutir pasir yang bikin air mata mengalir?

Dan..

Sukses itu ternyata sering harus diawali dengan air mata...

Apabila kesuksesan itu menghampiri kita, janganlah menjadi orang yang sombong. Hidup adalah ibarat roda yang terus berputar.

Ingat!!!

Bahwa di atas langit...masih ada langit.
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 12 Maret 2012

Ibu dan Ketujuh Anaknya

Seorang pemuda terpelajar dari Surabaya sedang bepergian naik pesawat ke Jakarta. Di sampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan.

”Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta?” tanya si pemuda.

“Oh…saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapura menengok anak saya yang kedua,” jawab ibu itu.

”Wouw…hebat sekali putra ibu,” pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.

Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan pertanyaannya.

”Kalau saya tidak salah, anak yang di Singapura tadi, putra yang kedua ya bu? Bagaimana dengan kakak dan adik-adiknya kalau saya boleh tahu?”

"Oh ya, tentu,” si Ibu bercerita: ”Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang, yang keempat kerja di perkebunan di Lampung, yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, yang ke tujuh menjadi dosen di Semarang.”

Pemuda tadi terdiam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak-anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ke tujuh.

”Terus bagaimana dengan anak pertama ibu?”

Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab, ”Anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja, nak. Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar.”

Pemuda itu segera menyahut, “Maaf ya Bu… Ibu pasti sedih dan agak kecewa ya dengan anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia hanya menjadi petani?”

Dengan tersenyum ibu itu menjawab, ”Ooo…tidak, tidak begitu nak… Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani.”

Notes:
Semua orang di dunia ini penting. Buka mata, pikiran, dan hati, kita tidak bisa membuat ringkasan dari sebuah buku sebelum membacanya sampai selesai. Dan “Hal yang paling penting adalah bukanlah SIAPA KITA, tetapi APA YANG SUDAH KITA LAKUKAN”.
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 05 Maret 2012

Kuis Syariah

Ini kuis mengandung hikmah yang baik sekali. Mohon ikuti dengan fun saja, dengan mengisi titik-titik yang ada pada kalimat di bawah ini. Anda cukup menyimpan jawaban Anda di dalam memori pikiran saja.

Kuis:
1. Allah ciptakan tertawa dan ...
2. Allah itu mematikan dan ....
3. Allah ciptakan lelaki dan ....
4. Allah memberikan kekayaan dan ....

Jawaban atas kuis itu pada umumnya adalah:
1. Menangis,
2. Menghidupkan,
3. Perempuan,
4. Kemiskinan.

Mari kita cocokkan jawaban tersebut dengan rangkaian ayat dalam QS Al-Najm [53]: 43-48:

43. ... Dialah yang menjadikan orang tertawa dan MENANGIS;
44. ... Dialah yang mematikan dan meng-HIDUP-kan;
45. ... Dialah yang menciptakan ... laki-laki dan PEREMPUAN;
48. ... Dialah yang memberi kekayaan dan KECUKUPAN.

Ternyata jawaban kita untuk nomor 1-3, umumnya cocok dengan Al-Quran.

Tapi, jawaban kita untuk nomor 4 umumnya tidak cocok. Jawaban versi Quran bukan KEMISKINAN, tapi... KECUKUPAN.

Sesungguhnya Allah Ta'ala hanya memberi kekayaan dan kecukupan.

Yang menciptakan kemiskinan adalah kita sendiri, manusia. Bisa karena ketidakadilan ekonomi; bisa juga karena rasa miskin itu kita bangun di dalam pikiran kita sendiri.

Ayo bangun rasa cukup di hati dan pikiran kita, agar kita menjadi hamba yang selalu bersyukur....

Be positive
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 27 Februari 2012

Kata UP untuk Sukses

1. WAKE UP (bangun).
Tidak peduli berapa kali kita gagal, tapi jika kita lebih banyak bangun dan memulai lagi, kita akan sukses.

2. DRESS UP (berhias).
Kecantikan dari dalam jauh lebih penting daripada sekedar hiasan luar yang sementara, miliki mentalitas berkelimpahan, hasil dari suatu harga diri dan rasa aman yang dalam. Ini akan menghasilkan kesediaan untuk berbagi penghormatan, keuntungan, dan tanggung jawab.

3. SHUT UP (berhenti bicara).
Berhentilah bicara tentang kesuksesan masa lalu, sudah saatnya fokus kan diri untuk kesuksesan masa depan.

4. STAND UP (berdiri).
Berdirilah teguh pada keyakinan awal bahwa kita pasti berhasil.

5. LOOK UP (pandanglah).
Lihatlah semua impian kita dalam imajinasi kita seakan-akan semuanya telah terjadi, tapi dibarengi usaha yang pantang menyerah.

6. REACH UP (capailah).
Capailah sesuatu yang lebih tinggi dari prestasi sebelumnya karena itu menandakan bahwa kita memang bertumbuh.

7. LIFT UP (naikkan).
Naikkan semua impian kita dalam bentuk doa ucapan syukur, seakan-akan semua telah terjadi...

Selamat pagi....

Tetap SEMANGAT walau sudah sepuh! Kiranya hari ini kita bisa sama-sama belajar menanamkan semangat 7UP yang akan bantu kita mencapai sukses.

Semoga menjadi inspirasi kita hari ini.
Salam
_____
(surat elektronik | anonim)

Senin, 20 Februari 2012

Kapal Kehidupan

Sebuah kapal dibuat untuk berada di tengah lautan dan bukan hanya diam di dermaga.

Demikian juga manusia dilahirkan untuk mengarungi kehidupan dan bukan berdiam dan menunggu kehidupan ini berakhir.

Di dalam mengarungi kehidupan akan banyak ombak dan mungkin badai yang akan dihadapi, tapi itulah seni dari kehidupan. Teruslah kembangkan layar dan nikmati perjalanan kita hingga sampai ke tujuan.

Di dalam kehidupan jangan takut jatuh dan salah, setiap kesalahan yang pernah kita lakukan adalah bagian dari proses pembentukan kepribadian. Jangan selalu menyesali semua kesalahan, tapi jangan ulangi kesalahan. Sesalilah jika semua itu tidak berdampak adanya perubahan.

Mendung yang ada bukan untuk membuat langit gelap, tapi ia hadir untuk memberi kabar gembira akan sejuknya air hujan yang akan turun.

Luka bukan hanya semata untuk membuat kita tersiksa, tapi ia terjadi, agar kita tersadar bahwa kita hanyalah ”Manusia Biasa”.

Indahnya Kehidupan, bukan terletak dari banyaknya harta, kesenangan, tapi terletak pada bagaimana menyikapi KEHIDUPAN ini sehingga engkau selalu bersyukur untuk segalanya.

Hidup adalah PERUBAHAN,

Pola berpikir POSITIF-lah yang akan membawa kita ke kehidupan yang lebih baik...
_____
(surat elektronik | anonim)

Kamis, 19 Januari 2012

Break the Promises

Two best friends sat on top of a hill.

It was time to say goodbye.
They swore they'd be best friends forever. Nothing more, nothing less.
They wrote their promises on separate papers and swore they would read each others on one of their wedding day.


The girl wrote:

I can't promise that I won't fall in love with you because I did.
I can't promise that we'd only be best friends because I want us to be more.
I can't promise I'll walk down the aisle with someone else because I want to be your bride...


The guy wrote:

I promise I won't fall in love with you
I promise we'd only be best friends, nothing more.
I promise I'll walk down the aisle with someone else as my bride...


10 years later and it was the girl's wedding day.
The car just arrived at the church. Everyone was waiting for her to come out but she was reading a certain letter.

She sighed and cried softly.
She walked down the aisle and arrived at the altar.
She linked her hand with her groom and cried softly.
She was getting married to the man of her dreams.
Her best friend.


"Are you OK?" The groom asked.
"I just read your promise letter." The girl said.
"You like it?" He asked softly.
"I love it!" The girl smiled.


TRUTH:
Right at the bottom of the boy's letter was a small message.

"These are the promises I know I'll break. I love you."
_____
(surat elektronik | anonim)

Kamis, 12 Januari 2012

Direnungkan, dan Bertanyalah

Cobalah direnungkan, dan bertanyalah..."Apakah benar?"...

Yang singkat itu adalah Waktu.

Yang menipu itu adalah Dunia.

Yang dekat itu adalah Kematian.

Yang Besar itu adalah Hawa napsu.

Yang berat itu adalah Amanah.

Yang sulit itu adalah Ikhlas.

Yang mudah itu adalah Buat dosa.

Yang susah itu adalah Sabar.

Yang sering lupa itu adalah Bersyukur.

Yang membakar amal itu adalah Ghibah.

Yang mendorong ke Neraka itu adalah Lidah.

Yang berharga itu Iman.

Yang ditunggu ALLAH SWT itu TAUBAT.

_____
(surat elektronik | anonim)

Kamis, 05 Januari 2012

Anda Adalah Spesial

Suatu hari, seorang motivator terkenal membuka seminarnya dengan cara unik.

Sambil memegang uang pecahan AS $100, ia bertanya kepada hadirin, “Siapa yang mau uang ini?”

Tampak banyak tangan diacungkan, pertanda banyak yang minat.

“Saya akan berikan uang ini kepada salah satu dari Anda sekalian, tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini.”

Ia berdiri mendekati hadirin.

Uang itu diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat-lipat.

Lalu bertanya lagi, “Siapa yang masih mau uang ini?”

Jumlah tangan yang teracung tak berkurang.

“Baiklah,” jawabnya.

“Apa jadinya bila saya melakukan ini?” ujarnya sambil menjatuhkan uang ke lantai dan menginjak-injaknya dengan sepatunya.

Meski masih utuh, kini uang itu jadi amat kotor dan tak mulus lagi.

“Nah, apakah sekarang masih ada yang berminat?”

Tangan-tangan yang mengacung masih tetap banyak.

“Hadirin sekalian, Anda baru saja mendapatkan sebuah pelajaran penting. Apa pun yang terjadi dengan uang ini, Anda masih berminat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya. Biar pun lecek dan kotor, uang ini tetap bernilai 100 dolar.”

Dalam kehidupan ini, kita pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, dan berlepotan kotoran akibat keputusan yang kita buat dan situasi yang menerpa kita.

Dalam kondisi seperti itu, kita merasa tak berharga, tak berarti.

Padahal apapun yang telah dan akan terjadi, Anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai Anda.

Jadi, setiap kali merasa diri tak berarti, ingatlah akan selembar uang 100 dolar tersebut.

Jangan pernah lupa – Anda adalah SPESIAL.

_____
(surat elektronik | anonim)